Lompat ke isi utama

Berita

Yesmar Panigoro Tekankan Peran Strategis Disabilitas dalam Menguatkan Demokrasi dan Pengawasan Pemilu

123

Yesmar Panigoro saat membuka kegiatan rapat fasilitasi penguatan pemahaman disabiltas Bawaslu Boalemo

Dalam kegiatan fasilitasi penguatan pemahaman kepemiluan kepada disabilitas yang digelar Bawaslu Boalemo, Senin (11/05/2026), Anggota Bawaslu Boalemo Yesmar Panigoro, menegaskan pentingnya keterlibatan kelompok disabilitas dalam proses demokrasi dan pengawasan pemilu. Kegiatan bertema “Peran Strategis Disabilitas: Menghapus Batas, Menguatkan Pengawasan” tersebut diikuti siswa penyandang disabilitas, guru pendamping, serta perwakilan komunitas diaspora Boalemo.

Saat membuka kegiatan, Yesmar menyampaikan bahwa demokrasi harus mampu memberikan kesempatan, ruang, dan peran yang sama kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk sahabat disabilitas. Menurutnya, kelompok disabilitas memiliki hak yang sama dalam kehidupan sosial maupun politik, khususnya dalam proses kepemiluan dan pengawasan partisipatif.

“Demokrasi adalah bagian dimana kita mampu memberikan kesempatan dan ruang yang sama kepada sahabat disabilitas untuk ikut berperan aktif dalam kehidupan demokrasi,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi duta demokrasi dengan memahami tata cara melaporkan praktik politik uang serta berbagai bentuk pelanggaran pemilu lainnya. Yesmar menegaskan bahwa keberhasilan demokrasi bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, partai politik, maupun pengawas pemilu, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat sebagai pemilik hak suara.

“Kunci demokrasi bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu dan pengawas pemilu, tetapi termasuk kalian semua. Jari kita dan kalian semua menjadi penentu pemimpin negara ini lima tahun ke depan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yesmar turut mengapresiasi peran guru Sekolah Luar Biasa (SLB) yang selama ini mendampingi para siswa disabilitas. Ia menyebut para guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang tidak hanya mengajarkan kemampuan akademik, tetapi juga membangun keterampilan, kepercayaan diri, dan semangat para peserta didik agar mampu berperan aktif di tengah masyarakat.

Selain itu, Yesmar mengungkapkan bahwa pada proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sebelumnya, Bawaslu masih menemukan sejumlah penyandang disabilitas yang belum terakomodir dalam data pemilih. Namun demikian, pihaknya telah melakukan koordinasi dan tindak lanjut agar hak pilih mereka tetap terpenuhi. Menutup arahannya, ia berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan rekomendasi dan masukan bagi Bawaslu dalam memperbaiki pelayanan kepemiluan yang lebih inklusif menuju Pemilu 2029, sebelum secara resmi membuka kegiatan dengan mengucapkan basmalah.

123

Penulis : Zia Ulhaq

Foto & Editor : Zia Ulhaq