WUJUDKAN PEMILU BERINTEGRITAS, IDRIS USULI : DATA PEMILIH HARUS BERKUALITAS
|
Kwalitas pemilu mendatang dapat diprediksi melalui kwalitas data pemilih yang dimiliki oleh penyelenggara pemilu. Hal ini disampaikan oleh Kordiv Hukum, Humas, dan Data Informasi Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli saat melakukan monitoring terkait hasil uji petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) serta kesiapan pelaksanaan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) 2021 di Bawaslu Kabupaten Boalemo, Jumat (20/08/2021).
\n
\nUsai mendengar pemaparan dari Ketua Bawaslu Kabupaten Boalemo, Amir Dj. Koem dan Kordiv PHL Yuyun Antu, S.E. terkait hasil uji petik data pemilih KPU yang dilakukan oleh tim pengawasan, Idris meminta agar Bawaslu Boalemo terus mengawal pemutakhiran data tersebut. Hasil temuan di lapangan nanti harus ditinjaklanjuti agar data pemilih yang akan menjadi acuan jumlah pemilih dalam pemilu mendatang validasinya mencapai 100%.
\n
\n“Ketidakcocokan data yang didapati di lapangan menjadi hal yang klise setiap menjelang pemilu. Namun, ini kan masih ada beberapa bulan kedepan bagi KPU untuk melakukan perbaikan. Jadi Bawaslu harus mengawal dan keluarkan rekomendasi kalo perlu”, tegas Idris.
\n
\nPasca Rakor PDPB bulan Juli 2021 bersama KPU dan stakeholder lainnya, Bawaslu Kabupaten Boalemo menurunkan tim yang terdiri dari seluruh komisioner dan staf sekretariat untuk blusukan ke desa-desa terpencil yang sulit dijangkau dan rentan invalid data. Sampel ditentukan secara acak dengan jumlah prosentasi 5% dari daerah pilihan.
\n
\n“Setelah ini coba lakukan rapat bersama pimpinan KPU untuk membahas masalah data pemilih data ini, jika tidak cepat diperbaiki akan semakin kelabakan nantinya”, tutup Idris.
\n
\n
\n
\nPenulis : Layla/ Humas Bawaslu Boalemo.