Lompat ke isi utama

Berita

Tausiyah Halal Bi Halal, Ustad Sudarman Ingatkan Pentingnya Kendalikan Ego dan Saling Memaafkan

123

Ustad Sudarman Darson Pusi, Lc., M.Hi. menyampaikan tausiyah keagamaan pada kegiatan Halal Bi Halal yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Boalemo dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, di Ruang Rapat Bawaslu Boalemo.

Tilamuta - Rangkaian kegiatan Halal Bi Halal yang digelar Bawaslu Kabupaten Boalemo dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah turut diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Ustad Sudarman Darson Pusi, Lc., M.Hi. Tausiyah tersebut menjadi penguat Spiritual sekaligus refleksi moral bagi seluruh jajaran Bawaslu Boalemo, Jumat (13/02/25)

diawali dalam ceramahnya, ia mengingatkan agar setiap insan tidak membalas perbuatan jahat dengan kejahatan, melainkan dengan kesabaran dan sikap pemaaf sebagai cerminan akhlak yang baik.

Kebaikan tidak akan pernah lahir dari balasan keburukan. Jika disakiti, balaslah dengan doa dan sikap yang lebih bijak, karena di situlah letak kemuliaan seorang mukmin,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya menundukkan segala bentuk ego, sebab manusia tidak pernah lepas dari salah dan khilaf dalam kehidupan sehari-hari.

Kita semua pasti pernah keliru, maka jangan merasa paling benar. Rendahkan hati, saling memahami, dan jangan biarkan ego merusak persaudaraan,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam tidak dibenarkan menyimpan amarah dan dendam lebih dari tiga hari karena hal tersebut hanya akan mengeraskan hati dan merusak hubungan sosial.

Jangan memelihara amarah terlalu lama. Hati yang bersih dari dendam akan melahirkan ketenangan dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat,” pesannya.

Sebagai lembaga publik, menurutnya, momentum Halal Bi Halal juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat serta membuka ruang saling memaafkan.

Sebagai lembaga pelayanan publik, penting bagi kita untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, termasuk dengan kerendahan hati untuk meminta maaf apabila dalam pelaksanaan tugas masih terdapat kekurangan,” ujarnya.

Menutup tausiyah, ia mengajak seluruh peserta menjadikan Ramadan sebagai waktu memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah serta pengabdian.

Mari kita sambut Ramadan dengan hati yang bersih, niat yang tulus, dan komitmen untuk bekerja lebih baik, agar setiap tugas yang kita jalankan bernilai ibadah,” tutupnya.

Tausiyah berlangsung khidmat dan diikuti dengan penuh perhatian oleh seluruh peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan ramah tamah, memperkuat suasana kekeluargaan dan kebersamaan di lingkungan Bawaslu Boalemo.

Editor : Reza
Foto : Risal