Paparan Aksi Perubahan SIPADI Tuai Apresiasi Penguji dan Coach PKP Angkatan VI
|
Gorontalo - Inovasi Sistem Pengarsipan Digital (SIPADI) yang digagas oleh Kepala Sub Bagian P3S dan Hukum Bawaslu Kabupaten Boalemo, Ridwan Dahiba, S.Sos, memperoleh apresiasi positif dalam Seminar Laporan Aksi Perubahan pada rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VI, Jumat (19/12/25)
Dalam paparannya, Ridwan menjelaskan bahwa SIPADI dirancang sebagai jawaban atas tantangan pengelolaan arsip pengawasan dan penanganan pelanggaran yang selama ini masih dilakukan secara manual dan tersebar. Melalui sistem pengarsipan digital tersebut, dokumen kelembagaan ditata agar lebih tertib, aman, terstruktur, serta mudah diakses sesuai kebutuhan organisasi.
“Aksi perubahan SIPADI saya rancang untuk menjawab kebutuhan riil kelembagaan, khususnya dalam penataan arsip Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran agar lebih tertib, aman, dan mudah diakses. Melalui sistem ini, kami mendorong budaya kerja yang lebih efektif sekaligus memperkuat akuntabilitas Bawaslu Kabupaten Boalemo dalam pengelolaan dokumen,” ujar Ridwan.
Paparan tersebut menekankan dampak nyata SIPADI dalam meningkatkan efektivitas kerja, kecepatan layanan data, serta penguatan akuntabilitas lembaga melalui ketersediaan arsip yang terdokumentasi secara sistematis dan mudah ditelusuri.
Penguji seminar, Dr. Yayat Supriatna, M.Si, memberikan apresiasi atas kesesuaian inovasi SIPADI dengan prinsip aksi perubahan dalam pelatihan kepemimpinan. Menurutnya, inovasi tersebut lahir dari kebutuhan nyata organisasi dan menunjukkan kepemimpinan perubahan di tingkat unit kerja.
“Inovasi SIPADI menunjukkan kesesuaian yang kuat dengan prinsip aksi perubahan dalam pelatihan kepemimpinan. Gagasan ini lahir dari kebutuhan organisasi, dirancang secara sistematis, dan mencerminkan kemampuan peserta dalam memimpin perubahan di lingkungan unit kerjanya,” ungkap Dr. Yayat.
Sementara itu, Coach PKP Angkatan VI, Dr. Teguh Solih Setiyo Wibowo, M.PA, menilai bahwa aksi perubahan SIPADI tidak berhenti pada tataran konsep, melainkan telah diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan.
“Aksi perubahan SIPADI tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi telah diimplementasikan secara nyata dengan dukungan pimpinan dan kolaborasi pemangku kepentingan. Inovasi ini memiliki dampak positif bagi penguatan administrasi digital dan layak untuk terus dikembangkan serta direplikasi,” jelasnya.
SIPADI sebelumnya juga telah diresmikan oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Boalemo sebagai bentuk komitmen kelembagaan terhadap transformasi digital dan profesionalisasi pengelolaan dokumen. Dukungan eksternal dari KPU Kabupaten Boalemo serta Polres Boalemo turut menegaskan bahwa inovasi ini dipandang strategis dalam mendukung Penegakan Hukum Pemilu dan pelayanan Informasi Publik berbasis digital.
Editor : Reza
Foto : Ridwan