Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Boalemo Hadirkan Idris Usuli dan Jeirry Sumampouw Bahas Tantangan Demokrasi Digital

123

Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo H. Idris Usuli, S.Pd., S.H., M.AP. dan Koordinator TEPI Indonesia Jeirry Sumampouw menyampaikan materi pada kegiatan Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Boalemo yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting dalam rangka penguatan integritas dan pengawasan partisipatif di era digital.

Boalemo – Bawaslu Kabupaten Boalemo melaksanakan kegiatan Ngabuburit Pengawasan bertema “Ramadhan Berintegritas: Menguatkan SDM, Meneguhkan Pengawasan” yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, dengan menghadirkan Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo H. Idris Usuli, S.Pd., S.H., M.AP. dan Koordinator TEPI Indonesia Jeirry Sumampouw sebagai Narasumber, Rabu (25/02/26)

Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo H. Idris Usuli, S.Pd., S.H., M.AP. menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengawas sebagai fondasi utama dalam menjaga kualitas demokrasi.

“Penguatan SDM pengawas menjadi kunci agar setiap potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini melalui pemahaman regulasi dan integritas yang kuat.” Ungkap Idris

Ia juga mengingatkan bahwa pengawasan bukan sekadar tugas kelembagaan, tetapi tanggung jawab bersama.

“Pengawasan partisipatif harus terus didorong karena keberhasilan pengawasan pemilu tidak hanya ditentukan oleh Bawaslu, tetapi oleh keterlibatan masyarakat secara aktif.” Tambahnya

Selanjutnya, Koordinator TEPI Indonesia Jeirry Sumampouw menekankan bahwa Pengawasan Pemilu harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin kompleks.

“Di era kecerdasan buatan hari ini, pelanggaran pemilu tidak lagi hanya berbentuk uang atau mobilisasi massa, tetapi bisa hadir melalui manipulasi informasi, deepfake, hingga propaganda digital yang sulit dikenali masyarakat.” Jelas Jeirry

Ia menambahkan bahwa transformasi metode pengawasan menjadi kebutuhan mutlak agar pengawasan tetap relevan.

“Karena itu pengawasan harus bertransformasi, tidak cukup hanya di lapangan, tetapi juga di ruang digital agar demokrasi tetap terlindungi dari penyalahgunaan teknologi.” Tutupnya

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber, sebelum akhirnya ditutup menjelang waktu berbuka puasa.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Boalemo berharap pengawasan pemilu ke depan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus tetap berlandaskan integritas dalam menjaga kualitas demokrasi.

Editor : Reza
Foto : Yankar