Ketua Bawaslu Boalemo: Saka Adhyasta Pemilu Adalah Perpanjangan Tangan Pengawasan di Masyarakat
|
TILAMUTA – Ketua Bawaslu Kabupaten Boalemo, Ronald Ch Rampi, S.Sos., menekankan pentingnya peran strategis generasi muda dalam menjaga integritas demokrasi di wilayah Kabupaten Boalemo. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada agenda pelantikan pengurus Majelis Pembimbing dan Pimpinan Saka Adhyasta Pemilu Kwartir Cabang Boalemo masa bakti 2026-2031, yang berlangsung di Gedung Kwarcab Boalemo pada Rabu (06/05/2026).
Dalam arahannya, Ronald Ch Rampi menyatakan bahwa kehadiran satuan karya ini merupakan jawaban atas tantangan pengawasan pemilu yang semakin dinamis di masa depan. Beliau menilai Gerakan Pramuka memiliki prinsip kemandirian dan kedisiplinan yang sangat selaras dengan nafas pengawasan pemilu.
"Saka Adhyasta Pemilu ini bukan sekadar wadah organisasi baru, melainkan perpanjangan tangan Bawaslu yang akan bersentuhan langsung dengan dinamika di tengah masyarakat," ujar Ronald di hadapan pengurus Kwarcab dan anggota pramuka yang hadir.
Poin utama yang ditekankan Ronald dalam sambutannya adalah komitmen penuh Bawaslu Boalemo untuk membuka diri terhadap kolaborasi edukasi politik. Ia menegaskan bahwa Bawaslu siap memberikan sosialisasi, pelatihan, maupun kerja sama terkait literasi demokrasi kepada unsur kepramukaan di mana pun dan kapan pun dibutuhkan tanpa dipungut biaya sedikit pun.
"Pintu Bawaslu Boalemo selalu terbuka lebar. Kami siap hadir untuk memberikan penguatan kapasitas dan sosialisasi demokrasi bagi adik-adik Pramuka, kapan saja diperlukan dan di mana saja tempatnya, semuanya kami berikan secara gratis sebagai bentuk dedikasi kami bagi bangsa," tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Pramuka melalui tiga krida yang telah dibentuk—yakni Krida Pengawasan, Pencegahan, dan Penanganan Pelanggaran—harus mampu menjadi alarm dini terhadap potensi kecurangan pemilu. Menurutnya, kader Pramuka memiliki kelebihan dalam hal struktur koordinasi yang solid hingga ke tingkat ranting untuk membantu Bawaslu meminimalisir praktik yang merusak tatanan pemilu. Ronald yang juga dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka) berharap agar sinergi ini terus terjaga demi keberlangsungan program edukasi bagi pemilih pemula.
"Harapan saya, setelah pelantikan ini, baik unsur Bawaslu maupun Pramuka yang tergabung dalam kepengurusan ini bisa saling bekerja sama, berkolaborasi dalam hal kreativitas dan inovasi, demi mendukung penuh setiap langkah Saka Adhyasta dalam menciptakan pemilu yang bersih di Bumi Boalemo," tambah Ronald.
Kegiatan pelantikan ini secara keseluruhan bertujuan untuk membangun pondasi pengawasan partisipatif yang inklusif di Kabupaten Boalemo. Dengan melibatkan unsur kepanduan, Bawaslu berharap dapat melahirkan generasi muda yang memiliki kecakapan khusus dalam pengawasan demokrasi. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pengawalan terhadap setiap tahapan pemilihan umum agar berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari pelanggaran.
Penulis : Zia Ulhaq
Foto : Fazliyanto