Kasek dan PPK Bawaslu Boalemo Tekankan Pentingnya Inovasi dan Ketepatan Waktu dalam Pengelolaan Kearsipan
|
Boalemo — Bawaslu Kabupaten Boalemo melalui Divisi SDM melanjutkan agenda Rapat Koordinasi Pengelolaan Kearsipan berdasarkan Perbawaslu Nomor 11 Tahun 2020, yang berlangsung di ruang rapat Bawaslu Boalemo, Rabu (12/11/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Boalemo Yusuf Hamzah, S.H., M.H., serta PPK Ridwan Dahiba, S.Sos., pejabat struktural dan seluruh staf sekretariat.
Dalam arahannya, Kepala Sekretariat Yusuf Hamzah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda terakhir Divisi SDM di penghujung tahun 2025. Ia menegaskan pentingnya pengelolaan arsip yang baik dan sistematis sebagai bagian dari tata kelola administrasi lembaga yang tertib.
“Permasalahan kearsipan ini sangat penting untuk kita perhatikan bersama. Diperlukan terobosan baru untuk mengurai persoalan arsip agar pengelolaan di kantor bisa berjalan lebih baik,” ujar Yusuf.
Lebih lanjut, Yusuf mendorong seluruh peserta rapat untuk aktif berdiskusi dan melahirkan gagasan yang konstruktif dalam rangka menciptakan sistem pengarsipan yang efektif dan efisien. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang tetap berkomitmen melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya di kantor.
“Memang secara digital dokumen sudah terdokumentasi melalui aplikasi Srikandi, namun secara fisik masih perlu penataan lebih lanjut. Langkah awalnya adalah menyusun konsep agar sistem digital dan fisik bisa terkelola secara selaras,” tambahnya.
Sementara itu, PPK Bawaslu Boalemo Ridwan Dahiba menjelaskan bahwa pengarsipan di lembaga sejauh ini telah mulai diterapkan, terutama di Divisi Keuangan. Ia juga memperkenalkan SIPADI (Sistem Informasi Pengarsipan Digital) yang akan segera diluncurkan sebagai langkah inovatif dalam mendukung efisiensi pengelolaan dokumen.
“Kehadiran SIPADI diharapkan menjadi inspirasi bagi divisi-divisi lain untuk melahirkan inovasi serupa yang lebih bermutu,” ungkap Ridwan.
Dirinya juga menekankan pentingnya disiplin dalam melaksanakan tugas agar tidak menumpuk di kemudian hari.
“Pada prinsipnya pengarsipan itu mudah, asalkan dilakukan tepat waktu dan tidak menunda-nunda,” tegasnya menutup penyampaiannya.
Penulis : Zia Ulhaq
Foto : Zia Ulhaq