KAKANKESBANG BOALEMO MEMBENARKAN ADANYA POLITISASI IDENTITAS DI BOALEMO
|
Kepala Kantor Kesbang Ruslin Limalo, turut memberikan kepastian adanya politisasi identitas yang terjadi di Kabupaten Boalemo. Hal ini terkuat saat tim riset Bawaslu Kabupaten Boalemo meminta keterangan kepada Kesbang terkait politik identitas dalam pilkada Boalemo 2017 yang saat ini segang diteliti oleh Bawaslu.
\n\n\n\nMenurut Ruslin, politik identitas lahir seiring dengan lahirnya Kabupaten Boalemo sendiri. Politisasi identitas semakin mencuat saat tahapan pilkada berlangsung.
\n\n\n\n“Isu yang sering diangkat dalam perhelatan pilkada di Boalemo biasanya adalah isu Paguyaman dan non Paguyaman. Primordialisme sangat kental terjadi disini”, ungkap Ruslin.
\n\n\n\nIa juga mengakui bahwa yang menghembuskan isu-isu miring tentang lawan pasangan calon adalah kalangan elit politik. Tak selalu negatif, isu yang dilemparkan juga bisa positif seperti isu tentang putra daerah misalnya.
\n\n\n\n“Jadi,untuk mengangkat citra baik atau menjatuhkan citra lawannya, tim sukses pasangan calon memanfaatkan politisasi identitas”, tegasnya.
\n\n\n\nJika Bawaslu Kabupaten Boalemo, lanjutnya, berniat melakukan penelitian tentang politisasi identitas, ini sangat tepat. Fakta dilapangan sudah ada, berlangsung cukup lama, dan bersifat massif. Sehingga, Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu disini, bisa melakukan pencegahan sedini mungkin untuk menghindari hal serupa terjadi kembali pada pilkada yang akan datang.
\n\n\n\nHumas Bawaslu Kabupaten Boalemo
\n