DITENGAH UPAYA PENCEGAHAN COVID-19, BAWASLU SAYANGKAN SIKAP DINKES BOALEMO
|
Setelah surat permintaan bantuan logistik\nkesehatan untuk upaya isolasi mandiri ditolak oleh Dinas Kesehatan Pemkab\nBoalemo, Ketua Bawaslu Kabupaten Boalemo, Amir Dj. Koem, mempertanyakan sikap\nDinas Kesehatan dalam menangani kasus penyebaran covid-19 yang telah ditetapkan\nsebagai bencana nasional tersebut.
\n\n\n\nSesuai dengan surat edaran Kemenkes Nomor :HK.02.01/Menkes/202/2020 tentang protokol isolasi diri sendiri dalam penanganan Corona Virus Disease (Covid-19), SE tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan dukungan dan kerjasama lintas sektor dan Pemerintah Daerah.
\n\n\n\n“Setelah mendapatkan edaran dari\nKemenkes pada tanggal 16 Maret 2020 dan edaran dari Bawaslu RI sekaligus,\nkeesokan harinya kami langsung mengadakan rapat untuk menindaklanjuti dan\nmengirim surat ke Dinas Kesehatan yang berisi permohonan bantuan masker, hand\nsanitizer, vitamin C, vitamin E, dan pemeriksaan kesehatan untuk seluruh staf\ndan komisioner Bawaslu. Pada tanggal 19 Maret 2020, Dinkes memberikan balasan\nyang menerangkan bahwa mereka tidak bisa memenuhi permohonan Bawaslu dengan alasan\nobat-obatan, masker dan sanitizer yang tersedia di gudang farmasi Dinas\nKesehatan hanya cukup untuk persediaan 1 bulan yang harus disiapkan untuk\npuskesmas dan 2 rumah sakit dalam usaha penyebaran covid-19 di wilayah Boalemo”,\njelas amir.
\n\n\n\nIa meneruskan, yang menjadi pertanyaan, saat ini masker kesehatan dan sanitizer di Boalemo sudah kosong, di mana lagi harus mendapatkan kedua jenis barang ini? Jika alasan keterbatasan stok menjadi kendala kami masih bisa memaklumi, namun bagaimana dengan permohonan Bawaslu untuk minta dilakukan pemeriksaan kesehatan?
\n\n\n\n
\n\n\n\n“Apa alasan Dinkes menolak\npermintaan kami untuk diperiksa? Apa stok tenaga medisnya juga tidak tersedia?\nJika Lembaga sebesar Bawaslu saja tidak mendapatkan respon positif oleh Dinas\nKesehatan, bagaimana dengan masyarakat umum di Kabupaten Boalemo? Dimasa\ngenting seperti inilah seharusnya Dinas Kesehatan lebih peka dan menjalankan\nfungsinya dengan optimal. Jangan menunggu ada korban di Boalemo baru melakukan\nantisipasi massal”, ungkapnya.
\n\n\n\nDisisi lain, Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Gunawan Suswantoro, semakin memperketat pencegahan penyebaran covid-19 di lingkungan Bawaslu. Pemberlakukan work from home (WFH) telah dijalankan sejak seminggu lalu, sedangkan untuk staf yang menjalankan piket di kantor, harus menjalankan SOP kebersihan, dan pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk ke kantor.
\n\n\n\nSeluruh agenda yang melibatkan\npertemuan banyak orang seperti pelantikan PPD di seluruh kab/kota penyelenggara\nPilkada terpaksa ditunda. Gunawan berharap, seluruh keluarga besar Bawaslu\nse-Indonesia terhindar dari virus mematikan tersebut.
\n\n\n\nHumas Bawaslu Kab. Boalemo
\n"