BAWASLU BOALEMO MINTA KPU SINKRONKAN DATA DENGAN KODIM DAN POLRES
|
\n
\nSetelah melakukan uji petik terhadap data pemilih, Bawaslu Kabupaten Boalemo merekomendasikan kepada KPU Kabupaten Boalemo untuk melakukan sinkronisasi data dengan pihak TNI dan POLRI. Ini terkait dengan adanya beberapa temuan dari Bawaslu yang ditengarai akibat pembaharuan data kependudukan dari sejumlah warga yang mungkin belum terekam oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
\n
\nDalam pemaparannya di hadapan Ketua KPU Asra Djibu dan Kepala Dinas Dukcapil Teguh Djatmiko, Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Boalemo, Yuyun Antu, S.E, meminta pihak KPU segera melakukan koordinasi dengan TNI/POLRI untuk mencocokan data pemilih. Menurutnya, saat Bawaslu melakukan uji petik ada beberapa temuan di lapangan.
\n
\n“Ada sejumlah data yang patut menjadi perhatian kami semua yakni Bawaslu, KPU dan Disdukcapil sebagai pihak yang bertanggungjawab penuh atas kevalidan data pemilih di Boalemo, terutama terkait netralitas TNI/POLRI dalam pemilu. Data lengkapnya sudah kami serahkan ke KPU dan sudah mendapatkan tanggapan dari Disdukcapil tentang status sejumlah sampel TNI/POLRI yang menjadi temuan Bawaslu. Setelah ini mungkin KPU bisa koordinasi dengan Kodim dan Polres agar datanya cocok”, tutur Yuyun.
\n
\nSementara itu, Ketua KPU Asra Djibu menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Bawaslu terkait kinerja pengawasan Bawaslu Boalemo terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dilakukan oleh KPU secara kontinyu.
\n
\n“Hasil temuan dalam uji petik ini akan kami tindaklanjuti dan akana segara berkoordinasi dengan pihak terkait dan akan dituangkan dalam rakor PDPB selanjutnya”, ungkap Asra.