49 ORANG POSITIF COVID-19 DI BOALEMO, KORSEK HIMBAU STAF WASPADA
|
Sejak beredarnya informasi dimedia komunikasi whatsapp terkait nama-nama pasien terpapar covid-19 di Kabupaten Boalemo dengan cluster RSTN, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Boalemo Ridwan Dahiba meminta seluruh staf untuk waspada.
\n\n\n\nTidak tanggung-tanggung, dalam sehari 25 orang terkonfirmasi positif covid-19. Kondisi ini merubah status Boalemo yang tadinya hijau menjadi merah. Oleh sebab itu Ridwan memperketat protokol kesehatan di lingkungan kantor. Staf dalam kondisi sakit atau demam dilarang masuk dan diperkenankan melakukan pekerjaan dari rumah.
\n\n\n\n“Sesuai informasi yang diterima dalam apel KORPRI Senin, 20 Juli 2020 kemarin bersama jajaran Pemda Boalemo, 25 orang yang terdiri dari manajemen, dokter, dan tenaga medis RSTN terkonfirmasi positif covid-19. Untuk ini saya himbau kepada seluruh staf untuk lebih menjaga diri baik selama berada dalam lingkungan kerja maupun saat berada diluar”, jelas Ridwan.
\n\n\n\nSementara itu Sutriyani Lumula,Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo usai membenarkan hal tersebut. Ia bahkan memaparkan bahwa hingga berita ini ditulis, jumlah pasien positif covid-19 berjumlah 49 orang.
\n\n\n\n“Untuk di Boalemo saat ini tidak hanya cluster RSTN saja, ada juga dari cluster Kemenag. Dua kelompok tersebut sudah saat ini sudah melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan ketat oleh tim medis. Lokasi isolasi dua instansi ini berbeda, Kemenag menggunakan kantornya sebagai tempat isolasi sedangkan pihak RSTN menyewa Hotel Putra Tunggal untuk mengisolasi seluruh tenaga medis yang terpapar”, ujar Sutriyani usai mengikuti rapat di gedung DPRD.
\n\n\n\nMenurut Sutriyani, lonjakan jumlah pasien di Boalemo dipengaruhi adanya kebijakan new normal life. Pada masa ini banyak warga yang menghadiri pesta serta, melakukan perjalanan, bercengkrama dan berkerumun seolah lupa bahwa virus corona masih ada.
\n\n\n\nHumas Bawaslu Kab. Boalemo.
\n