Lompat ke isi utama

Berita

Yusuf Hamzah Tekankan Penataan Administrasi sebagai Pilar Reformasi Birokrasi Bawaslu Boalemo

123

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Boalemo, Yusuf Hamzah, S.H., M.H., saat menyampaikan arahan dalam Rapat Penguatan Implementasi Birokrasi di Ruang Rapat Bawaslu Boalemo.

Boalemo – Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Boalemo, Yusuf Hamzah, S.H., M.H., menekankan pentingnya penataan administrasi sebagai pilar utama dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi di lingkungan Bawaslu Boalemo. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat penguatan implementasi birokrasi di lingkungan sekretariat, Rabu (29/04/2026).

Dalam arahannya, Yusuf menegaskan bahwa Reformasi Birokrasi tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan dokumen formal, tetapi merupakan upaya transformasi menyeluruh terhadap pola kerja, kedisiplinan aparatur, serta tata kelola kelembagaan yang lebih efektif dan akuntabel.

Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperkuat kepatuhan terhadap regulasi serta meningkatkan tertib administrasi sebagai langkah konkret dalam mendorong profesionalitas kerja. Menurutnya, masa non-tahapan harus dimanfaatkan untuk memperbaiki sistem komunikasi dan koordinasi antar-divisi guna mencegah terjadinya stagnasi dalam pelayanan kelembagaan.

“Saya mengajak seluruh staf untuk bekerja bukan hanya sekadar menggugurkan kewajiban administratif. Kita harus menghadirkan kualitas kerja yang nyata dan menjadikan kantor ini sebagai rumah pengabdian bagi tegaknya integritas lembaga,” ujar Yusuf.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penerapan sistem kerja yang terukur dan efisien sebagai bagian dari implementasi reformasi birokrasi di lingkungan sekretariat.

123

“Reformasi birokrasi menuntut adanya sistem kerja yang terukur dan efisien. Kita harus memastikan setiap lini di sekretariat memiliki standar operasional yang jelas agar hasil kerja kita tetap profesional dan akuntabel di mata publik,” tegasnya.

Sebagai penutup, Yusuf menegaskan bahwa kekuatan birokrasi akan berbanding lurus dengan kekuatan kelembagaan, sehingga kedisiplinan dan produktivitas pegawai harus terus ditingkatkan.

“Prinsip kita jelas: jika birokrasi kuat, maka kelembagaan akan kuat. Oleh karena itu, kedisiplinan dan produktivitas pegawai harus terus ditingkatkan sebagai bentuk tanggung jawab kita dalam menjaga marwah Bawaslu,” pungkasnya.

Melalui penguatan penataan administrasi dan sistem kerja yang terukur, Bawaslu Boalemo diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

123

Editor : Reza
Foto : Kobis