Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Literasi Politik, Bawaslu Boalemo Hadirkan Kordiv Pencegahan Bawaslu Provinsi Gorontalo Dalam Podcast PELITA

123

Tilamuta - Bawaslu Kabupaten Boalemo kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi kepemiluan masyarakat melalui pelaksanaan Podcast PELITA (Penguatan Literasi Kepemiluan) Volume ke-2. Kegiatan ini menjadi salah satu ruang edukasi publik yang dikemas secara komunikatif dan adaptif terhadap perkembangan media digital, Rabu (29/04/26).

Pada edisi kali ini, Bawaslu Boalemo menghadirkan narasumber Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Moh. Fadjri Arsyad. Podcast dipandu oleh Risal Bobihu sebagai host dengan mengangkat tema “Mengenal P2P: Sekolah Demokrasi untuk Masyarakat”.

Dalam pemaparannya, Moh. Fadjri Arsyad menegaskan bahwa Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) hadir sebagai jawaban atas berbagai tantangan demokrasi yang berkembang di tengah Masyarakat. Menurutnya, penguatan kesadaran Politik warga menjadi kebutuhan penting dalam menjaga kualitas demokrasi.

“P2P ini bukan sekadar Program, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk menjawab persoalan demokrasi yang kita hadapi saat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya perubahan paradigma Pengawasan Pemilu. Pengawasan tidak lagi dipandang sebagai tugas eksklusif Bawaslu, melainkan harus menjadi gerakan kolektif yang melibatkan Partisipasi aktif Masyarakat.

“Pengawasan Pemilu harus kita dorong menjadi gerakan bersama. Bukan hanya Bawaslu, tetapi seluruh elemen masyarakat memiliki peran yang sama penting,” tambahnya.

Selain itu, P2P juga diarahkan untuk membentuk masyarakat yang lebih kritis terhadap berbagai potensi pelanggaran pemilu, seperti praktik politik uang, penyebaran hoaks, hingga tekanan sosial yang dapat memengaruhi integritas proses demokrasi.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas di Provinsi Gorontalo, khususnya Kabupaten Boalemo.

Menariknya, suasana podcast juga diwarnai dengan sesi interaktif “Pilih Cepat” yang menampilkan sisi humanis narasumber, melalui pertanyaan ringan terkait efektivitas metode sosialisasi antara tatap muka langsung dan media sosial dalam upaya pencegahan pelanggaran pemilu.

Kegiatan Podcast PELITA ini diharapkan dapat terus menjadi sarana edukasi publik yang efektif, sekaligus memperluas jangkauan literasi kepemiluan di tengah masyarakat melalui pendekatan yang lebih kreatif dan komunikatif.

123

Editor : Reza
Foto : Zia