Ronald Tegaskan PPID Adalah Tombak Kelembagaan dalam Penyebaran Informasi Publik
|
Tilamuta, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boalemo - Masih Dalam kegiatan Rapat bertema “Peran PPID Bawaslu Boalemo dalam Memperkuat Implementasi Keterbukaan Informasi Publik yang Transparan, Partisipatif, Inovatif, dan Responsif”, Ketua Bawaslu Kabupaten Boalemo, Ronald Ch. Rampi, S.Sos., turut menyampaikan arahan penting terkait posisi strategis PPID sebagai garda terdepan dalam pengelolaan informasi lembaga, Rabu (09/07/25)
Ronald membuka penyampaiannya dengan menyebut bahwa hari tersebut merupakan momentum penting, tidak hanya karena rapat PPID dilaksanakan, tetapi juga karena kehadiran Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo yang sebelumnya memberikan pembinaan dan menyerahkan piagam penghargaan secara simbolis kepada jajaran Bawaslu Kabupaten Boalemo.
Namun, Ronald menegaskan bahwa fokus utama pertemuan ini adalah untuk memperkuat peran PPID sebagai elemen penting dalam membangun tata kelola informasi publik yang berkualitas.
“Struktur yang tadi telah dijelaskan oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi, semoga bisa dijadikan acuan dalam pelaksanaan tugas kita dalam mengelola informasi publik di Bawaslu Boalemo,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa sebagai bagian dari lembaga penyelenggara pemilu, Bawaslu memiliki standar tata kelola informasi setara dengan lembaga negara lainnya. Oleh karena itu, setiap bentuk kinerja dan output kerja harus terdokumentasi dan disajikan secara profesional melalui sistem PPID.
“Bawaslu adalah lembaga penyelenggara pemilu yang dalam sistem pelayanannya juga harus berstandar Nasional. PPID adalah bagian penting dalam memastikan bahwa data dan informasi lembaga tersaji secara rapi, akurat, dan mudah diakses,” tegas Ronald.
Lebih jauh, ia menambahkan bahwa PPID tidak hanya berperan sebagai unit pelayanan informasi, tetapi juga sebagai media pelaporan internal yang dapat digunakan dalam menyusun dan mempublikasikan rencana kegiatan, realisasi kegiatan, serta laporan akhir yang bisa disampaikan kepada publik secara berkala.
Ronald juga menyoroti pentingnya penataan dokumentasi dan penerapan digitalisasi, agar Bawaslu Boalemo mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi sekaligus memenuhi kewajiban pelayanan informasi sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Sebagai PPID, kita harus menata kembali dokumentasi kelembagaan kita dengan pendekatan digitalisasi. Itu menjadi bagian dari komitmen transparansi kita sebagai lembaga Publik,” imbuhnya.
Sebagai penutup, Ronald menyampaikan harapannya agar PPID Bawaslu Boalemo benar-benar dapat memainkan peran vitalnya dalam menyebarluaskan informasi dan dokumentasi kelembagaan.
“Semoga PPID ini dapat menjadi tombak lembaga kita dalam menyampaikan informasi dan dokumentasi kepada publik secara terbuka, terstruktur, dan bertanggung jawab,” tutup Ronald.
Editor : Reza
Foto : Zia