Lompat ke isi utama

Berita

Pemilih Pemula, Penentu Masa Depan Demokrasi: Bawaslu Boalemo Dorong Siswa SMAN 1 Dulupi Jadi Pemilih Cerdas

123

Ketua Bawaslu Kabupaten Boalemo, Ronald Christoffel Rampi, saat memberikan sosialisasi tentang peran pemilih pemula dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas kepada siswa dan siswi SMAN 1 Dulupi.

DULUPI - Ketua Bawaslu Kabupaten Boalemo, Ronald Christoffel Rampi, memberikan sosialisasi bertajuk “Peran Pemilih Pemula dalam Mewujudkan Pemilu yang Berkualitas” kepada siswa dan siswi pemilih pemula di SMAN 1 Dulupi, Kamis (27/08/26)

Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami pentingnya keterlibatan pemilih pemula dalam menentukan kualitas demokrasi dan masa depan bangsa. Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Boalemo Yuyun Antu, bersama Anggota KPU Kabupaten Boalemo Yulius Silingade, Mex Lagibu, dan Febriani Biya.

Dalam penyampaiannya, Ronald menekankan bahwa pemilih pemula bukan sekadar kelompok yang baru pertama kali menggunakan hak pilih, tetapi merupakan bagian penting dari kekuatan demokrasi.

Menurutnya, kualitas pemilu sangat ditentukan oleh kualitas pemilih. Karena itu, pemilih pemula perlu memiliki pengetahuan, sikap kritis, serta keberanian untuk menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan yang rasional dan bertanggung jawab.

“Pemilu yang berkualitas tidak hanya membutuhkan penyelenggara yang berintegritas, tetapi juga pemilih yang cerdas, kritis dan berintegritas. Pemilih pemula hari ini adalah bagian dari penentu arah demokrasi Indonesia ke depan,” ujar Ronald.

123

Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh oleh hoaks, ujaran kebencian, politik identitas, maupun politik uang. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial harus dimanfaatkan sebagai sarana memperoleh informasi politik yang benar, bukan menjadi ruang penyebaran informasi yang menyesatkan.

Ronald mengajak pemilih pemula untuk membangun budaya demokrasi mulai dari lingkungan sekolah dan keluarga, antara lain dengan menghargai perbedaan pilihan, mengedepankan dialog, serta menolak segala bentuk praktik yang dapat merusak demokrasi.

“Jangan memilih karena ikut-ikutan. Kenali calon, pahami gagasannya, periksa informasinya, kemudian tentukan pilihan dengan hati nurani,” pesannya kepada para siswa.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Boalemo berharap lahir generasi pemilih pemula yang tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga mampu menjadi agen pengawasan partisipatif yang turut menjaga proses demokrasi agar berlangsung jujur, adil, dan berintegritas.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan keterlibatan aktif siswa dan siswi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa generasi muda memiliki perhatian dan ketertarikan yang kuat terhadap masa depan demokrasi.

Bawaslu Kabupaten Boalemo terus mendorong pendidikan politik dan pengawasan partisipatif sebagai bagian dari upaya membangun demokrasi yang berkualitas. Sebab, demokrasi yang kuat tidak hanya dibangun di ruang-ruang penyelenggara pemilu, tetapi juga tumbuh dari kesadaran setiap warga negara, termasuk pemilih pemula. (Humas)

123

Penulis : Naldy
Editor : Reza
Foto : Humas KPU Boalemo