Lompat ke isi utama

Berita

Melalui Apel Pengawasan, Bawaslu Boalemo Tanamkan Nilai Demokrasi di SMA 2 Tilamuta

123

Pelaksanaan Apel Pengawasan Bawaslu Boalemo di SMA Negeri 2 Tilamuta

Tilamuta - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boalemo kembali melaksanakan Apel Pengawasan dalam rangkaian upaya menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini di kalangan pelajar. Kegiatan ini digelar pada pelaksanaan Upacara Bendera di SMA Negeri 2 Tilamuta, Senin (29/09/2025)

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Ketua Bawaslu Boalemo Ronald Ch. Rampi, S.Sos., hadir bersama Anggota Bawaslu Boalemo Aldiyanto Ahmad, S.H., dan Yesmar Panigoro, S.H. Kehadiran mereka turut didampingi Pejabat Struktural serta staf di lingkungan Bawaslu Kabupaten Boalemo.

Dalam amanatnya, Ronald menegaskan bahwa kegiatan apel pengawasan ini merupakan bagian dari program kerja sama Bawaslu Provinsi Gorontalo dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, yang secara konsisten telah dilaksanakan di berbagai sekolah.

“Kegiatan ini merupakan kerjasama Bawaslu dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, yang kita laksanakan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah. Tujuannya jelas, yakni agar Bawaslu hadir di tengah pelajar untuk bersama-sama menjaga nilai demokrasi,” ungkap Ronald.

Lebih lanjut, Ronald menjelaskan bahwa sekolah merupakan ruang awal untuk mengenalkan praktik demokrasi secara sederhana, seperti pemilihan ketua kelas maupun pemilihan OSIS.

“Di sekolah, adik-adik sudah mengenal demokrasi melalui pemilihan ketua kelas dan OSIS. Dari proses itu kita belajar, bahwa setiap calon harus memiliki visi dan misi, sebagaimana juga para calon dalam Pemilu dan Pilkada. Artinya, nilai demokrasi bisa kita mulai dari hal-hal kecil yang dekat dengan kehidupan siswa,” jelasnya.

Ronald juga memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bahaya praktik politik uang (money politic) dan penyebaran berita bohong (hoaks). Menurutnya, menolak kedua hal tersebut harus ditanamkan sejak dini.

“Apabila sejak sekarang kita terbiasa menolak politik uang dan berita hoaks, maka nilai tersebut akan terbawa hingga kelak menjadi pemilih dalam Pemilu dan Pilkada. Dengan begitu, keputusan yang kita ambil nantinya benar-benar lahir dari hati nurani, bukan karena iming-iming atau kabar yang menyesatkan,” tutur Ronald.

Di akhir amanat, Ronald mengajak siswa-siswi untuk menjadi bagian dari pengawasan pemilu melalui peran sebagai pengawas partisipatif.

“Kami berharap adik-adik mampu menjadi Pengawas Partisipatif. Artinya, kalian ikut mengawal jalannya pemilihan, turut mengawasi setiap proses yang berlangsung, dan bila menemukan dugaan pelanggaran bisa melaporkannya ke Bawaslu. Dengan begitu, demokrasi kita akan semakin kuat,” pungkas Ronald.

Kegiatan Apel Pengawasan ini sekaligus menjadi upaya Bawaslu Boalemo dalam membangun kesadaran politik sejak dini di kalangan generasi muda, sehingga mereka kelak mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas.

123
123
123

Editor : Reza
Foto : Zia