Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Boalemo Tancap Gas Finalisasi Renstra: Tepat Aturan, Tepat Sasaran

Bawaslu Boalemo

Ketua Bawaslu Boalemo Ronald Ch Rampi, berikan penegasan terkait penyusunan Rensra pada rapat internal Bawaslu, Senin 10/08/2026

BOALEMO – Pembahasan Rencana Strategis (Renstra) Bawaslu Kabupaten Boalemo Tahun 2025–2029 dalam rapat internal, Senin (10/8/2026), berlangsung dengan fokus pada upaya mempercepat penyelesaian sekaligus memastikan dokumen strategis tersebut benar-benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ketua Bawaslu Kabupaten Boalemo, Ronald Christoffel Rampi, mendorong seluruh jajaran untuk tidak menjadikan Renstra sekadar dokumen administratif, tetapi sebagai pijakan nyata dalam menentukan arah kerja kelembagaan.

Dalam arahannya, Ronald menekankan bahwa penyusunan Renstra harus dilakukan secara cermat, sistematis, dan berbasis pada kebutuhan serta arah kebijakan kelembagaan. Setiap target, program, indikator, hingga rencana kerja yang dituangkan dalam dokumen harus memiliki keterkaitan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, ia meminta jajaran yang terlibat untuk kembali mencermati setiap bagian dalam draft Renstra sebelum memasuki tahap finalisasi.

“Kita tidak hanya mengejar Renstra ini selesai, tetapi bagaimana Renstra yang kita hasilkan benar-benar tepat, sesuai ketentuan, dan bisa menjadi pedoman dalam bekerja. Jangan sampai hanya bagus sebagai dokumen, tetapi tidak mampu diterjemahkan menjadi program dan target yang nyata,” tegas Ronald.

Ketua Bawaslu Boalemo juga meminta agar proses finalisasi dilakukan melalui koordinasi dan pembahasan yang terbuka antara pimpinan, sekretariat, serta masing-masing subbagian. Setiap masukan dan koreksi perlu dicermati untuk memastikan tidak terdapat substansi yang tumpang tindih, target yang tidak terukur, maupun program yang tidak memiliki keterkaitan dengan arah strategis lembaga.

Menurut Ronald, momentum masa non-tahapan harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan strategis kelembagaan, termasuk penyusunan dokumen perencanaan. Dengan Renstra yang disusun secara matang sejak awal, Bawaslu Kabupaten Boalemo akan memiliki peta jalan yang lebih jelas dalam menentukan prioritas, mengukur capaian, serta mengevaluasi pelaksanaan program selama periode 2025–2029.

Ia berharap proses finalisasi dapat segera dituntaskan melalui pembahasan bersama dan penyesuaian terhadap ketentuan yang berlaku. Ronald juga mengajak seluruh jajaran untuk memiliki rasa tanggung jawab yang sama terhadap dokumen tersebut, karena Renstra bukan hanya milik satu bagian, melainkan menjadi kompas bersama seluruh keluarga besar Bawaslu Kabupaten Boalemo dalam menjalankan tugas dan mencapai target kelembagaan.

Dengan semangat tersebut, pembahasan Renstra diarahkan untuk menghasilkan dokumen yang tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga kuat secara substansi, realistis dalam pelaksanaan, terukur dalam pencapaian, dan relevan dengan kebutuhan kelembagaan Bawaslu Kabupaten Boalemo.

Penulis & Editor : Zian

Foto : Kokon