Lompat ke isi utama

Berita

Kejar Produksi, Jaga Kualitas: Ronald Mantapkan Bawaslu Membelajarkan Volume 2

Bawaslu Boalemo

Ketua Bawaslu Boalemo Ronald Ch Rampi ketika memberikan penyampaian dalam rapat internal evaluasi program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 di ruang rapat Bawaslu Boalemo, Senin 24 Agustus 2026

BOALEMO – Ketua Bawaslu Kabupaten Boalemo, Ronald Christoffel Rampi, memberikan penegasan dalam rapat internal rutin yang membahas finalisasi pelaksanaan produksi Bawaslu Membelajarkan Volume 2, Senin (24/8/2026). Rapat yang turut dihadiri Kepala Sekretariat Yusuf Hamzah tersebut difokuskan pada kesiapan seluruh tahapan produksi, mulai dari penyusunan materi hingga publikasi.

Dalam arahannya, Ronald menegaskan bahwa seluruh tim produksi harus memanfaatkan waktu pada pekan ini secara maksimal. Menurutnya, tahapan yang masih tersisa tidak boleh berjalan lambat karena produksi Bawaslu Membelajarkan Volume 2 harus segera masuk pada tahap eksekusi.

“Pekan ini harus kita maksimalkan. Jangan sampai ada waktu yang terbuang. Materi harus segera dimatangkan, data dikumpulkan, produksinya disiapkan, kemudian kita pastikan sampai pada tahap publikasi,” tegas Ronald.

Ronald juga menekankan bahwa kecepatan produksi harus tetap diimbangi dengan kualitas substansi. Tema netralitas ASN dan kepala desa yang diangkat Bawaslu Boalemo harus disampaikan secara informatif, mudah dipahami, serta memiliki dasar regulasi dan data yang jelas. Menurutnya, materi pembelajaran harus mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran terhadap pentingnya menjaga netralitas dalam kehidupan demokrasi.

Ia meminta seluruh tim tidak bekerja secara parsial. Penyusunan materi ajar, pengumpulan data, produksi video, penyuntingan hingga publikasi harus menjadi satu rangkaian kerja yang saling terhubung. Setiap bagian diminta melakukan koordinasi secara aktif agar kendala yang muncul dapat segera diselesaikan tanpa menghambat tahapan berikutnya.

Lebih lanjut, Ronald berharap Bawaslu Membelajarkan Volume 2 tidak berhenti sebagai produk video semata. Konten yang dihasilkan harus memiliki nilai edukasi, dapat diakses oleh masyarakat secara luas, serta mampu menjadi bagian dari upaya Bawaslu Boalemo membangun literasi demokrasi dan pengawasan secara berkelanjutan.

“Kita tidak hanya mengejar selesai dan tayang. Yang paling penting adalah apa yang kita sampaikan bisa dipahami, memberikan manfaat, dan memiliki dampak. Karena itu, mari kita kerjakan dengan serius dan maksimal,” ujar Ronald.

Dengan penegasan tersebut, Bawaslu Kabupaten Boalemo terus mematangkan seluruh kebutuhan produksi Bawaslu Membelajarkan Volume 2 agar dapat diselesaikan sesuai target. Pengangkatan tema netralitas ASN dan kepala desa diharapkan mampu menghadirkan materi pembelajaran yang relevan sekaligus memperkuat kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga integritas dan netralitas dalam penyelenggaraan demokrasi.

Penulis & Editor : Zian

Foto : Kokon