Lompat ke isi utama

Berita

Hadiri Upacara HUT RI ke-81, Bawaslu Boalemo Tegaskan Kemerdekaan Demokrasi Harus Dikawal

123

Ketua Bawaslu Kabupaten Boalemo Ronald Ch. Rampi menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kabupaten Boalemo di Lapangan Alun-Alun Kecamatan Tilamuta

TILAMUTA - Kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan. Di tengah dinamika kehidupan demokrasi daerah, kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi keberanian menjaga integritas, kepastian hukum, serta hak-hak politik masyarakat. Pesan tersebut mengemuka dalam momentum Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kabupaten Boalemo di Alun-Alun Kecamatan Tilamuta, Senin (17/08/2026).

Ketua Bawaslu Kabupaten Boalemo, Ronald Ch. Rampi, turut hadir dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut. Bupati Boalemo, Rum Pagau, bertindak sebagai Pembina Upacara.

Bagi Bawaslu Boalemo, kehadiran dalam momentum kemerdekaan bukan sekadar memenuhi agenda kenegaraan. Lebih dari itu, peringatan HUT RI menjadi ruang untuk kembali menegaskan bahwa demokrasi membutuhkan institusi yang mampu bekerja secara profesional, independen, dan berintegritas.

Ronald menegaskan, semangat kemerdekaan harus tercermin dalam cara lembaga negara menjalankan tugasnya.

“Kehadiran Bawaslu Boalemo dalam peringatan HUT RI ke-81 ini bukan sekadar pemenuhan agenda protokoler, melainkan momentum penting untuk memperkuat tata kelola administrasi dan koordinasi lintas instansi. Nilai-nilai perjuangan kemerdekaan harus kita terjemahkan ke dalam integritas kelembagaan demi mewujudkan tata kelola pengawasan Pemilu yang profesional, akuntabel, dan transparan,” ujar Ronald.

123

Menurutnya, kemerdekaan memberikan konsekuensi besar bagi seluruh penyelenggara negara, termasuk Bawaslu. Kebebasan yang diperjuangkan para pendahulu bangsa tidak boleh berhenti pada simbol, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata dalam menjaga kedaulatan rakyat.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini memberikan mandat besar bagi penyelenggara Pemilu untuk menjaga kedaulatan rakyat. Semangat kebangsaan yang digelorakan dalam upacara ini menjadi bahan bakar bagi seluruh jajaran Bawaslu Boalemo hingga tingkat kecamatan dan desa untuk tetap tegak lurus, independen, serta konsisten menjaga keadilan demokrasi di Kabupaten Boalemo,” tegasnya.

Ronald juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menjaga stabilitas dan kualitas demokrasi di Kabupaten Boalemo. Menurutnya, pengawasan demokrasi tidak dapat dibebankan kepada satu institusi saja.

Sinergi antara Bawaslu, Pemerintah Daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat. Namun, kolaborasi tersebut tetap harus ditempatkan dalam koridor tugas, kewenangan, dan ketentuan hukum masing-masing lembaga.

“Sinergitas antara Bawaslu, Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bupati Rum Pagau, serta unsur Forkopimda adalah kunci utama dalam menciptakan stabilitas daerah. Melalui momentum peringatan kemerdekaan ini, kami berkomitmen untuk terus merawat komunikasi yang harmonis demi memastikan pengawasan penyelenggaraan agenda-agenda daerah berjalan kondusif dan berasaskan kepastian hukum,” kata Ronald.

Ia menambahkan, komunikasi kelembagaan yang baik bukan berarti mengurangi sikap kritis Bawaslu dalam menjalankan fungsi pengawasan. Sebaliknya, hubungan antarlembaga harus menjadi fondasi untuk memastikan setiap proses pemerintahan dan demokrasi berjalan sesuai aturan.

Sebab, demokrasi yang sehat bukan demokrasi yang bebas dari kritik, melainkan demokrasi yang mampu menerima pengawasan dan koreksi.

Kehadiran Ketua Bawaslu Boalemo bersama unsur Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam upacara tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kehidupan demokrasi di daerah.

123

Editor : Reza
Foto : Zia