BAWASLU PROVINSI GORONTALO MINTA PANWASLU KECAMATAN LEBIH PRO AKTIF
|
Tim supervisi Bawaslu Provinsi Gorontalo meminta Panwaslu Kecamatan untuk lebih pro aktif dalam melaksanakan pelatihan dan selalu melakukan konfirmasi kehadiran peserta. Hal ini diungkapkan usai melakukan monitoring pelaksanaan Bimtek Saksi Parpol TPS se-Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Senin, 8/04/2019.
\n\n\n\n“Hasil monitoring hari ini, untuk sesi Partai PPP kami nilai sesuai dengan harapan. Dari total 56 orang saksi yang dikonfirmasikan oleh PPP, hanya 5 orang yang tidak datang. Namun pada sesi kedua untuk PAN, berbanding terbalik, sangat disayangkan dari 77 saksi yang dikonfirmasi, hanya 12 orang hadir untuk mengikuti Bimtek saksi parpol di TPS se-Kecamatan Wonosari”, ungkap Rahmat Mantau, tim supervisi.
\n\n\n\n“Setiap parpol memang memiliki kebijakan dan manajemen yang berbeda. Ada parpol yang menunjuk korlap saksi ada pula yang tidak. Sehingga dalam pelaksanaan Bimtek ini, beberapa parpol mampu menghadirkan seluruh saksi yang telah dikonfirmasikan sebelumnya, dan beberapa parpol lainnya justru sama sekali tidak mendatangkan saksi untuk menerima Bimtek dari Panwaslu Kecamatan. Disinilah peran Panwascam untuk terus melakukan konfirmasi agar hambatan kegiatan seperti ini bias dihindari”, tambah Rahmat.
\n\n\n\nDalam monitoring tersebut, tim supervisi juga menyerahkan video tutorial saksi parpol di TPS pada Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Boalemo, Ridwan Dahiba, S.Sos yang juga hadir dalam Bimtek yang diselenggarakan di Gedung BPU Kecamatan Wonosari. Harapannya, selain berpedoman pada buku saku saksi parpol, para saksi juga bisa menggambarkan peran yang akan mereka mainkan dengan cara menyaksikan tayangan video.
\n\n\n\nTerkait saksi yang tidak hadir pada Bimtek, maka buku saku saksi akan diserahkan pada partai masing-masing oleh Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Boalemo
\n\n\n\nHumas Bawaslu Boalemo
\n