Akhiri Rapat Koordinasi, Moderator Tegaskan Enam Komitmen Bersama Bawaslu dan KPU Boalemo
|
BOALEMO – Rapat Koordinasi Penyelesaian Sengketa Pemilu Pemutakhiran Data Partai Politik Secara Berkelanjutan melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) yang digelar Bawaslu Kabupaten Boalemo ditutup dengan penyampaian hasil diskusi dan rekomendasi oleh Kepala Subbagian Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa, dan Hukum (P3SH) Bawaslu Kabupaten Boalemo, Ridwan Dahiba, selaku moderator kegiatan, Rabu (24/06/2026).
Dalam penyampaiannya, Ridwan merangkum sejumlah kesepakatan yang menjadi tindak lanjut hasil diskusi antara Bawaslu dan KPU Kabupaten Boalemo. Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi ruang bertukar gagasan, tetapi juga menghasilkan komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan serta pencegahan potensi sengketa pada proses pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan.
"Alhamdulillah, melalui diskusi yang konstruktif hari ini kita berhasil menyepakati beberapa langkah strategis yang akan menjadi tindak lanjut bersama. Harapannya, koordinasi yang telah terbangun ini dapat terus diperkuat sehingga setiap proses pemutakhiran data partai politik berjalan sesuai ketentuan dan mampu meminimalisasi potensi sengketa di masa mendatang," ujar Ridwan.
Ia menjelaskan, salah satu kesepakatan utama adalah memperkuat koordinasi antara Bawaslu dan KPU Kabupaten Boalemo dalam mengawal proses pemutakhiran data partai politik melalui SIPOL. Selain itu, Bawaslu akan mengoptimalkan Program Konsolidasi Demokrasi sebagai media sosialisasi kepada partai politik dengan melibatkan KPU Kabupaten Boalemo guna meningkatkan pemahaman terhadap pentingnya pembaruan data secara berkala.
Lebih lanjut, kedua lembaga juga berkomitmen mendorong partai politik untuk segera memperbarui data kepengurusan, keanggotaan, keterwakilan perempuan, serta domisili sekretariat melalui SIPOL. Sebagai langkah lanjutan, Bawaslu dan KPU akan mempertimbangkan pelaksanaan rapat koordinasi yang menghadirkan seluruh partai politik, sekaligus melakukan kunjungan bersama ke sekretariat partai politik sebagai bentuk pembinaan, pengawasan, dan upaya pencegahan sengketa sejak dini.
Menutup kegiatan, Ridwan menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang dihasilkan akan menjadi pijakan dalam memperkuat komunikasi dan sinergi antarlembaga.
"Komitmen ini diharapkan tidak berhenti pada forum rapat semata, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah-langkah nyata di lapangan. Dengan komunikasi yang intensif antara Bawaslu, KPU, dan partai politik, kita optimistis proses pemutakhiran data dapat berjalan lebih tertib, transparan, akuntabel, serta mendukung terwujudnya penyelenggaraan Pemilu yang demokratis dan berintegritas," pungkasnya.
Penulis : Zian
Foto : Kobis