40 Peserta P2P Boalemo Ikuti Diskusi Daring Tahapan Lanjutan yang Digelar Bawaslu Provinsi Gorontalo
|
Boalemo — Sebanyak 40 peserta Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) asal Kabupaten Boalemo resmi mengikuti tahapan diskusi daring yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo, Sabtu (15/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian P2P dalam jaringan yang telah dimulai sejak bulan lalu dan diikuti oleh peserta dari seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Moh. Fadjri Arsyad, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pengawasan masyarakat menjelang tahapan pemilu dan pemilihan serentak. Diskusi daring tersebut menghadirkan pemateri-pemateri baik dari internal maupun eksternal, yang akan membahas berbagai aspek pengawasan partisipatif, termasuk pemanfaatan teknologi digital dalam mendeteksi potensi pelanggaran.
Dari Bawaslu Boalemo, hadir Koordinator Divisi HP2H, Aldiyanto Ahmad, S.H., yang nantinya juga akan memberikan materi pada siang nanti, Kasubbag P2H Sumarni Utiarahman, S.Sos., serta operator P2P, Moh. Reza Sofyan, S.Kom., yang turut memantau jalannya diskusi dan memberikan dukungan terhadap para peserta dari Kabupaten Boalemo.
Dalam kesempatan tersebut, Aldiyanto menyampaikan bahwa diskusi daring merupakan tahapan penting dalam memperluas pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai pengawasan partisipatif.
“Diskusi daring P2P ini merupakan sarana belajar interaktif yang memberikan wawasan lebih luas bagi para peserta,” ujar Aldiyanto.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman antarpeserta terkait praktik pengawasan yang telah mereka lakukan di lingkungan masing-masing.
“Forum ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk saling sharing dan berbagi pengalaman terkait pengawasan partisipatif, sehingga dapat saling menguatkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Aldiyanto berharap peserta P2P asal Boalemo tetap memperoleh manfaat maksimal meskipun kegiatan dilaksanakan secara daring.
“Walaupun dilakukan secara daring, saya berharap kegiatan ini tetap memberikan edukasi dan motivasi, khususnya bagi peserta asal Kabupaten Boalemo,” ungkapnya.
Menutup penyampaiannya, dirinya menambahkan bahwa rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan dirancang oleh peserta setelah seluruh tahapan selesai.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir RTL yang benar-benar aplikatif dan bisa memberikan dampak positif bagi pengawasan partisipatif di daerah,” tegas Aldiyanto.
Dengan berlangsungnya diskusi daring ini, Bawaslu Boalemo berharap kualitas partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu semakin meningkat dan mampu memperkuat budaya politik yang jujur, adil, dan berintegritas di tingkat lokal.
Foto & editor : Reza/Zia
Penulis : Zia Ulhaq