Penguatan Kelembagaan Bawaslu Boalemo Ditutup, Partisipasi Publik Jadi Fokus Utama
|
Boalemo – Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, H. Idris Usuli, S.Pd., S.H., M.AP., resmi menutup kegiatan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Boalemo yang telah berlangsung dengan Partisipasi aktif dari berbagai elemen baik dari Internal maupun Eksternal, Minggu (31/08/25)
Dalam sambutannya, Idris Usuli menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keterlibatan organisasi keagamaan, kepemudaan, maupun organisasi sosial lainnya yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan ikut serta. Mohon maaf baru bisa hadir menutup kegiatan ini, karena Program Penguatan Kelembagaan juga dilaksanakan serentak di Kabupaten/Kota lain,” ucapnya.
Idris menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif dari Bawaslu RI bersama Komisi II DPR RI sebagai bentuk upaya memperkuat peran Pengawasan Pemilu mendatang di tingkat daerah. Ia menyebut, terdapat beberapa poin penting yang menjadi tujuan utama kegiatan, antara lain meningkatkan Pengawasan Partisipatif.
“Bawaslu berupaya mendorong agar Pengawasan Pemilu tidak hanya dilakukan oleh jajaran Pengawas saja, melainkan juga melibatkan Partisipasi Masyarakat yang lebih luas. Tingginya Partisipasi Masyarakat sangat penting untuk mewujudkan Pemilu mendatang yang demokratis ,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo mengapresiasi langkah Bawaslu Boalemo yang telah membangun hubungan kerja sama dengan berbagai organisasi melalui Penandatanganan MoU. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat Pendidikan kepemiluan dan Pengawasan Partisipatif di Masyarakat.
Selain itu, Idris juga menegaskan pentingnya menerima masukan, saran, serta kritik dari para mitra kerja. “Masukan dari organisasi, Masyarakat, hingga Pengawas di tingkat bawah sangat berharga. Semua itu akan kami himpun dan teruskan hingga ke Bawaslu RI sebagai bahan Evaluasi bersama,” tambahnya.
Menutup sambutan, Idris Usuli berharap ilmu dan wawasan yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat diterapkan di lingkungan masing-masing peserta. “Semoga apa yang bapak ibu dapatkan dalam kegiatan ini dapat menjadi bekal dalam memperkuat demokrasi di daerah,” pungkasnya.
Editor : Reza
Foto : Zia