Anggota Bawaslu Gorontalo: Penguatan Kelembagaan Kunci Wujudkan Demokrasi Bermartabat
|
Boalemo – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Dr. Lismawy Ibrahim, S.Pd., S.H., M.Pd., menyampaikan materi penting dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Boalemo yang berlangsung di Cabana Resto & Resort, 29–31 Agustus 2025. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pemilu yang berintegritas hanya dapat diwujudkan melalui kelembagaan pengawas yang kuat, Minggu (31/08/25)
Pertama, Lismawy menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengawas pemilu di semua tingkatan. “Rekrutmen yang transparan, pelatihan berkelanjutan, dan Penanaman nilai Integritas menjadi kunci agar Pengawas kita tidak hanya bekerja Administratif, tetapi juga menjunjung tinggi etika demokrasi,” jelasnya.
Kedua, ia menggarisbawahi perlunya organisasi Bawaslu yang solid, adaptif, dan responsif terhadap dinamika politik dan perkembangan teknologi. “Struktur kelembagaan yang kuat dengan tata kelola berbasis good governance akan memperkuat koordinasi internal maupun eksternal Bawaslu, baik dengan KPU, DKPP, Aparat Penegak Hukum, maupun Masyarakat Sipil,” ungkap Lismawy.
Ketiga, Lismnawy juga menekankan pentingnya penguatan aspek data dan logistik sebagai penopang kerja pengawasan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi, big data, hingga media sosial dapat membantu deteksi dini potensi pelanggaran. “Logistik Pemilu harus diawasi dengan ketat, mulai dari perencanaan, distribusi, hingga pengendalian kualitas, agar tidak menimbulkan kerawanan dan kecurangan,” tegasnya.
Di akhir pemaparannya, Dr. Lismnawy Ibrahim mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam memperkuat pengawasan partisipatif. “Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri karena membutuhkan dukungan Masyarakat, Organisasi, Mahasiswa, hingga Media sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem demokrasi yang sehat dan bermartabat,” pungkasnya.
Editor : Reza
Foto : Zia