Aldiyanto Ahmad: Pencegahan Pelanggaran Pemilu Dimulai dari Pendidikan Demokrasi
|
BOALEMO – Anggota Bawaslu Kabupaten Boalemo sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H), Aldiyanto Ahmad, menekankan pentingnya peran partai politik dalam meningkatkan kesadaran demokrasi masyarakat saat kegiatan konsolidasi bersama DPD Partai NasDem Kabupaten Boalemo, Selasa (02/06/2026).
Dalam penyampaiannya, Aldi menjelaskan bahwa penguatan demokrasi tidak hanya dilakukan melalui pengawasan pada saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga melalui upaya pencegahan yang berkelanjutan melalui pendidikan politik dan peningkatan partisipasi masyarakat.
Menurutnya, partai politik memiliki posisi strategis sebagai sarana pendidikan politik yang mampu menjangkau masyarakat secara langsung. Oleh karena itu, kolaborasi antara Bawaslu dan partai politik perlu terus diperkuat guna membangun budaya demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas.
“Pencegahan pelanggaran pemilu yang paling efektif adalah membangun kesadaran masyarakat. Ketika masyarakat memahami hak, kewajiban, serta pentingnya menjaga kualitas demokrasi, maka potensi pelanggaran dapat diminimalisir sejak awal,” ujar Aldiyanto.
Ia juga memaparkan sejumlah program yang sedang dijalankan Bawaslu Boalemo pada masa non-tahapan, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif. Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kepemiluan sekaligus mendorong keterlibatan publik dalam mengawal proses demokrasi.
Melalui kegiatan konsolidasi tersebut, Aldiyanto mengajak seluruh partai politik untuk bersama-sama menjadi mitra strategis Bawaslu dalam menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi, memperkuat literasi politik masyarakat, serta membangun ruang partisipasi yang inklusif bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Boalemo.
Penulis : Zia Ulhaq
Foto & Editor : Zia