Aldiyanto Ahmad Dorong Penguatan Edukasi dan Pengawasan Partisipatif Pemilu Dalam Konsolidasi Demokrasi
|
Tilamuta — Anggota Bawaslu Kabupaten Boalemo, Aldiyanto Ahmad, S.H., menyampaikan sejumlah poin penting dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama DPC Partai Demokrat Kabupaten Boalemo, Senin (04/05/2026), yang menekankan penguatan edukasi politik serta pengawasan partisipatif sebagai upaya pencegahan pelanggaran pemilu.
Dalam pemaparannya, Aldiyanto menegaskan pentingnya pemahaman yang komprehensif terkait ketentuan pelanggaran pemilu bagi seluruh pihak, baik partai politik, peserta pemilu, maupun masyarakat.
“Perlu adanya penegasan dan pemahaman yang lebih menyeluruh terkait ketentuan pelanggaran pemilu. Sosialisasi regulasi harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan agar tidak terjadi multitafsir dalam implementasi di lapangan,” jelas Aldiyanto.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan literasi politik masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan pemilu yang berkualitas dan berintegritas.
“Edukasi politik kepada masyarakat perlu terus diperkuat, terutama terkait bahaya politik uang, pentingnya integritas, serta dampak jangka panjang terhadap kualitas demokrasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Aldiyanto mendorong optimalisasi pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pengawasan pemilu.
“Keterlibatan masyarakat sebagai pengawas partisipatif sangat penting. Kami mendorong keberanian masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran, dengan jaminan perlindungan hukum, sehingga pengawasan pemilu dapat berjalan lebih efektif,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antar lembaga serta komitmen bersama seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Editor : Reza
Foto : Risal