Lompat ke isi utama

Berita

Siap Fasilitasi Program Kerja Lembaga dengan Profesionalisme dan Etos Kerja Jadi Sorotan Kepala Sekretariat dalam Rapat Internal

okjasw

Yusuf Hamzah Tegaskan Sekretariat Bawaslu Boalemo Siap Fasilitasi Program Kerja Lembaga dengan Profesionalisme dan Etos Kerja Lembaga

Tilamuta - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boalemo k rapat internal yang dihadiri oleh jajaran Pimpinan dan seluruh unsur Sekretariat dalam rangka memperkuat koordinasi pelaksanaan tugas Antar Sub Bagian serta mengevaluasi Kinerja dan Administrasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, Senin (05/05/25).

Dalam Rapat tersebut, Kepala Sekretariat Bawaslu Boalemo, Yusuf Hamzah, menyampaikan sejumlah penegasan penting kepada seluruh jajaran Sekretariat sebagai upaya memperkuat kedisiplinan, akuntabilitas, dan kesiapan Operasional Lembaga.

Yusuf menegaskan bahwa Sekretariat memiliki peran Sentral dalam mendukung keberlangsungan setiap Program dan kegiatan lembaga. Oleh karena itu, pihaknya selaku Sekretariat menyatakan siap memfasilitasi semua kegiatan yang akan ditetapkan oleh pimpinan.

“Kami di Sekretariat siap memfasilitasi seluruh kegiatan yang telah diputuskan oleh Pimpinan. Itu menjadi Pedoman dan Arahan kami dalam menjalankan Fungsi dukungan Administrasi dan Teknis,” ujar Yusuf.

Lebih lanjut, Yusuf menekankan pentingnya menjaga disiplin kerja, khususnya dalam hal kehadiran pegawai. Ia menyampaikan bahwa kedisiplinan sudah diatur secara jelas dalam peraturan internal Bawaslu, termasuk mengenai jam masuk dan keluar kantor.

“Disiplin adalah bagian dari tanggung jawab Moral dan Administratif kita. Kehadiran, baik saat masuk maupun keluar Kantor, sudah ada aturannya. Saya minta ini betul-betul diperhatikan oleh seluruh pegawai,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, Yusuf juga meminta agar seluruh bentuk pertanggungjawaban terkait Pilkada 2024 segera diselesaikan. Ia menekankan pentingnya penuntasan Administrasi, baik dari segi Keuangan maupun Permintaan Data, sebagai bahan Evaluasi lembaga ke depan.

“Semua hal yang menyangkut Pertanggungjawaban Pilkada harus dituntaskan, baik administrasi keuangan maupun data. Ini penting sebagai dasar Evaluasi dan Laporan Kinerja kita,” lanjutnya.

Terakhir, Yusuf menyoroti pemahaman pegawai terkait sistem Work From Office (WFO) dan Work From Anywhere (WFA). Ia menegaskan bahwa keduanya tetap mengandung unsur tanggung jawab yang sama, dan tidak boleh dimaknai bahwa bekerja dari rumah (WFA) berarti libur.

“Perlu saya tegaskan, WFO maupun WFA sama-sama bentuk kerja. Jangan pernah mengira bahwa WFA itu libur. Kita tetap punya tanggung jawab, meski tidak hadir secara fisik di kantor,” tutupnya.

pkmoknnk

editor : Reza
Foto : Kobis