Lompat ke isi utama

Berita

Realisasi Anggaran 65,64 Persen, Riki Ismail Bahas Optimalisasi Akun 001 dan 002

123

Kasubag Administrasi Bawaslu Boalemo, Riki Ismail, menyampaikan perkembangan realisasi anggaran hingga 31 Agustus 2026 dalam rapat internal kesekretariatan.

TILAMUTA, BAWASLU BOALEMO — Kepala Subbagian (Kasubag) Administrasi Bawaslu Kabupaten Boalemo, Riki Ismail, memaparkan perkembangan realisasi anggaran sekaligus evaluasi penataan aset dalam rapat internal kesekretariatan di Kantor Bawaslu Kabupaten Boalemo, Senin (31/8/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Boalemo dan dihadiri jajaran pimpinan, pejabat struktural, ASN/PPPK, serta tenaga pendukung di lingkungan Bawaslu Kabupaten Boalemo.

Dalam pemaparannya, Riki menyampaikan bahwa realisasi anggaran Bawaslu Kabupaten Boalemo hingga 31 Agustus 2026 telah mencapai 65,64 persen, sementara Indikator Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Bulan Juli berada pada kisaran 96,70% dan Bulan Agustus Berjalan pada Kisaran 66,08% dikarenakan Menunggu Realisasi Capaian Output di Bulan Agustus 

Menurutnya, capaian tersebut perlu terus dievaluasi, terutama untuk memastikan penyerapan anggaran berjalan sesuai perencanaan dan meminimalisasi deviasi pada sejumlah komponen belanja.

“Capaian realisasi anggaran kita per 31 Agustus 2026 berada di angka 66,08 persen. Meskipun penyerapan pada Juli cukup memuaskan di angka 96,70 persen, kita masih harus melakukan optimalisasi pada akun-akun strategis seperti 001 dan 002 untuk menekan deviasi serta menuntaskan target penyerapan 100 persen sesuai aturan keuangan,” ujar Riki.

123

Ia menjelaskan, evaluasi dan optimalisasi tersebut menjadi bagian dari langkah strategis kesekretariatan untuk memastikan anggaran dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien hingga akhir tahun anggaran.

Selain membahas realisasi anggaran, rapat juga membahas penataan aset, termasuk aset tidak berwujud yang berada dalam pengelolaan lembaga. Salah satu agenda yang menjadi perhatian ialah rencana penghapusan situs web kelembagaan pada September 2026 dengan mengikuti prosedur dan mekanisme yang berlaku.

“Mengenai pengelolaan aset tidak berwujud, proses penghapusan website kelembagaan direncanakan terlaksana pada September 2026 mendatang mengikuti kriteria dan mekanisme pada aplikasi terkait,” jelasnya.

Riki juga menegaskan pentingnya penyelesaian administrasi terkait dana bantuan NTT. Ia mengimbau seluruh pihak terkait agar memastikan penyetoran dapat dituntaskan sesuai batas waktu yang telah ditetapkan, yakni paling lambat 4 September 2026.

Menurut Riki, pengelolaan administrasi, anggaran, dan aset merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan.

“Rapat internal ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tertib administrasi di lingkungan Kesekretariatan Bawaslu Boalemo. Evaluasi berkala terhadap realisasi anggaran maupun kesiapan publikasi media pembelajaran sangat mendesak agar seluruh kegiatan operasional kelembagaan berjalan efektif, efisien, dan transparan,” ungkapnya.

Melalui evaluasi secara berkala, Bawaslu Kabupaten Boalemo terus mendorong pengelolaan administrasi dan anggaran yang akuntabel serta memastikan setiap sumber daya kelembagaan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan.

123

Editor : Reza
Foto : Kobis