Orientasi Bukan Formalitas, Pejabat Struktural Awasi Pelaksanaan Orientasi PPPK Berbasis LMS
|
BOALEMO, BAWASLU – Komitmen membangun sumber daya manusia yang profesional terus diperkuat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boalemo melalui pengawasan melekat terhadap pelaksanaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang mengikuti pembelajaran mandiri (self learning) berbasis Learning Management System (LMS) Bawaslu RI, Kamis (9/7/2026).
Sejak pagi hingga siang hari, jajaran pejabat struktural Kesekretariatan Bawaslu Kabupaten Boalemo melakukan pemantauan langsung guna memastikan seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pembelajaran secara disiplin, aktif, dan bertanggung jawab. Pengawasan dipimpin oleh Kepala Subbagian Pengawas Pemilu dan Hubungan Masyarakat, Sumarni Utiarahman, bersama Kepala Subbagian Administrasi, Riki Ismail.
Orientasi tersebut diikuti oleh tiga PPPK Bawaslu Kabupaten Boalemo, yakni Alfidin Mantali, Fazliyanto Kobis, dan Mohammad Reza. Seluruh peserta diwajibkan menyelesaikan materi pembelajaran melalui LMS yang memuat modul interaktif dan video pembelajaran sebagai bekal awal dalam memahami sistem kerja, nilai-nilai dasar ASN, serta tugas dan fungsi di lingkungan Bawaslu.
Menurut Sumarni Utiarahman, proses orientasi bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi menjadi tahapan penting dalam membentuk karakter aparatur yang berintegritas, adaptif, dan siap menghadapi dinamika tugas pengawasan pemilu.
"Pengawasan ini bukan hanya memastikan peserta hadir dan menyelesaikan modul, tetapi memastikan setiap materi benar-benar dipahami. Kami ingin PPPK yang bergabung memiliki fondasi yang kuat, memahami regulasi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan organisasi sejak hari pertama," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Subbagian Administrasi, Riki Ismail, menegaskan bahwa kedisiplinan dalam mengikuti orientasi menjadi indikator awal profesionalisme seorang aparatur. Menurutnya, pemahaman terhadap kedudukan, tugas, dan tanggung jawab sebagai PPPK merupakan modal penting dalam mendukung tata kelola birokrasi yang efektif.
"Orientasi ini menjadi langkah awal membangun budaya kerja yang disiplin, akuntabel, dan profesional. Ketepatan waktu, keseriusan mengikuti materi, hingga penyelesaian setiap modul merupakan cerminan kesiapan mereka untuk menjadi bagian dari penguatan kelembagaan Bawaslu," jelasnya.
Riki juga menambahkan bahwa pengawasan tidak hanya berfokus pada penyelesaian materi pembelajaran, tetapi juga pada kepatuhan peserta terhadap seluruh tata tertib pelaksanaan orientasi.
"Selain menyelesaikan materi pembelajaran, kami pastikan mematuhi seluruh tata tertib pelaksanaan orientasi. Mulai dari ketentuan berpakaian, kedisiplinan waktu mengikuti sesi pembelajaran, hingga keseriusan dalam memahami setiap materi yang disampaikan melalui LMS menjadi bagian dari indikator yang kami pantau." tambahnya.
Pada pelaksanaan pembelajaran hari ini, peserta mempelajari materi Agenda II Kurikulum Orientasi PPPK yang meliputi kedudukan dan jenis jabatan PPPK dalam sistem ASN dan organisasi Bawaslu, tugas, tanggung jawab serta kewenangan PPPK, hingga peran PPPK dalam mendukung pelaksanaan tugas unit kerja. Seluruh materi disampaikan melalui metode self learning menggunakan modul interaktif dan video pembelajaran pada LMS Bawaslu RI.
Pelaksanaan orientasi berlangsung tertib dan lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Melalui pengawasan melekat dari jajaran pejabat struktural, Bawaslu Kabupaten Boalemo menegaskan komitmennya untuk mencetak aparatur yang tidak hanya memahami tugas dan fungsi kelembagaan, tetapi juga memiliki disiplin, integritas, serta kesiapan dalam memberikan dukungan terbaik terhadap pelaksanaan tugas-tugas pengawasan pemilu.
Editor : Reza
Foto : Risal