Lompat ke isi utama

Berita

Monitoring dan Evaluasi KPPN Marisa: Wujudkan Bawaslu Boalemo yang Transparan dan Efisien

asdw

Perkuat Transparansi, KPPN Marisa Laksanakan Monitoring di Bawaslu Boalemo

Tilamuta, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Boalemo  – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Marisa, Kabupaten Pohuwato, melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Boalemo. Kegiatan ini bertujuan memperkuat Koordinasi serta mendorong Efisiensi dan Transparansi dalam Pengelolaan Anggaran Negara, (Senin 28/04/25).

KPPN Marisa diwakili oleh Ibu Rosita selaku Staf Teknis. Dalam penyampaiannya, beliau menyampaikan bahwa monitoring ini dilakukan untuk memastikan Pengelolaan Anggaran di Bawaslu Boalemo berjalan secara Efisien dan sesuai prinsip Transparansi.

"Kami berharap melalui monev ini, kita bisa bersama-sama menjaga Akuntabilitas Keuangan Negara. Selain itu, penting juga untuk memastikan bahwa seluruh Pejabat PPSPM sudah memiliki sertifikat guna mendukung Akreditasi Pengelolaan Keuangan di Lembaga," ujar Ibu Rosita.

Ketua Bawaslu Kabupaten Boalemo, Ronald Ch. Rampi, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Monitoring ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Bawaslu Boalemo dan KPPN Marisa dalam menjaga Pengelolaan Keuangan Negara.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari KPPN Marisa. Kami sangat mendukung Koordinasi dan Konsultasi seperti ini untuk memastikan bahwa Pengelolaan Anggaran Negara di Bawaslu Boalemo dapat berjalan Transparan dan sesuai dengan Regulasi yang telah ditetapkan," ungkap Ronald.

Sementara itu, Ridwan Dahiba selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bawaslu Boalemo, turut menyampaikan beberapa langkah yang telah ditempuh terkait pengelolaan keuangan. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menyesuaikan nilai Uang Persediaan (UP) demi mendukung efisiensi anggaran.

"Menghadapi keterbatasan Kegiatan dan Anggaran setiap bulan, kami telah mengajukan permohonan untuk mengecilkan Nilai UP. Sebagian UP juga telah kami Nihilkan agar Realisasi Anggaran bisa langsung terpantau oleh Negara melalui KPPN," terang Ridwan.


Lebih lanjut, ia menambahkan, "Untuk pembayaran Sarana dan Prasarana Kantor, kami akan beralih menggunakan mekanisme pembayaran langsung (LS) melalui Aplikasi SAKTI, sehingga lebih efektif tanpa perlu melalui proses UP atau Penggantian Uang Persediaan."

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini diakhiri dengan Penandatanganan Fakta Integritas dalam Pengelolaan Keuangan Negara oleh kedua Lembaga ini serta Melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan pengelolaan keuangan Bawaslu Kabupaten Boalemo semakin Transparan, Efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, demi mendukung Akuntabilitas Keuangan Negara secara keseluruhan.

afdadsf

Editor : Reza
Foto : Kobis