Lompat ke isi utama

Berita

Menuju Pemilu 2029 Berintegritas, Bawaslu Boalemo Perkuat Konsolidasi Demokrasi Bersama HMI

123

Anggota Bawaslu Kabupaten Boalemo, Yesmar Panigoro, selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S), menerima kunjungan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Boalemo di ruang kerja Kantor Bawaslu Boalemo

Tilamuta – Dalam upaya memperkuat demokrasi substansial pasca Pemilu dan Pilkada Tahun 2024, Bawaslu Kabupaten Boalemo menerima kunjungan konsolidasi strategis bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Boalemo melalui diskusi Hukum terkait perancangan desain pencegahan politik uang menuju Pemilu Serentak 2029, Senin (09/02/2025).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Boalemo tersebut diterima langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Boalemo, Yesmar Panigoro, S.H., selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S). Diskusi difokuskan pada pemetaan isu-isu kerawanan demokrasi di masa non-tahapan sebagai bagian dari penguatan fungsi pencegahan dan pengawasan partisipatif.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Ketua Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2026 tentang Tugas Konsolidasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Luar Tahapan. Melalui mandat tersebut, jajaran Bawaslu didorong membangun kolaborasi aktif dengan elemen Masyarakat Sipil dalam mengidentifikasi berbagai tantangan demokrasi, mulai dari praktik Politik uang, Netralitas ASN/TNI/Polri, isu SARA, ujaran kebencian, hingga penyebaran hoaks.

Yesmar menegaskan bahwa konsolidasi bersama Mahasiswa menjadi langkah konkret dalam memperkuat pengawasan berbasis partisipasi publik.

“Kehadiran rekan-rekan HMI hari ini merupakan implementasi langsung dari Instruksi Ketua Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2026. Melalui forum diskusi ini, kami memetakan potensi kerawanan seperti politik uang serta isu penegakan Hukum guna memperkokoh demokrasi yang lebih substansial di Kabupaten Boalemo,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga integritas proses politik ke depan.

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan aktif Mahasiswa dalam diskusi Hukum. Bawaslu Boalemo akan terus membuka ruang dialog dengan masyarakat sipil, karena kolaborasi ini menjadi kunci menghadirkan pemilu yang partisipatif, jujur, dan adil demi mewujudkan demokrasi yang berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua HMI Cabang Boalemo, Ayun Mansou, menyampaikan bahwa diskusi tersebut memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada kader Mahasiswa mengenai aspek Hukum dan teknis pengawasan pemilu.

“Sinergi ini memberi perspektif baru bagi kami dalam mengawal kebijakan Hukum dan penguatan sistem pencegahan pelanggaran. Kolaborasi antara penyelenggara dan masyarakat sipil sangat penting untuk menjaga integritas demokrasi ke depan,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan harapan agar Bawaslu terus mengoptimalkan upaya pencegahan melalui pengawasan yang konsisten serta pendidikan politik yang berkelanjutan kepada masyarakat.

“Kami berharap Bawaslu mampu semakin optimal melakukan pencegahan dan rutin melaksanakan pendidikan politik untuk menekan praktik politik uang pada Pemilu 2029, serta tetap menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai pengawas pemilu,” tegasnya.

Melalui konsolidasi ini, Bawaslu Kabupaten Boalemo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama elemen Mahasiswa dan masyarakat sipil sebagai mitra strategis dalam membangun pengawasan partisipatif, guna mewujudkan proses demokrasi yang bersih, berintegritas, dan berkelanjutan di daerah.

123

Editor : Reza
Foto : Risal