Lompat ke isi utama

Berita

Jajaran Sekretariat Bawaslu Boalemo Ikuti Klinik JF Vol. 3 Bahas Pola Karier Jabatan Fungsional

123

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Boalemo bersama pejabat struktural dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Bawaslu Kabupaten Boalemo mengikuti Klinik Jabatan Fungsional (JF) Volume 3 dengan tema "Pola Karier Jabatan Fungsional", yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Zoom Meeting, Jumat (10/7/2026).

BOALEMO – Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Boalemo bersama pejabat struktural dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Bawaslu Kabupaten Boalemo mengikuti Klinik Jabatan Fungsional (JF) Volume 3 dengan tema "Pola Karier Jabatan Fungsional", yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Zoom Meeting, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, yang menegaskan pentingnya penguatan manajemen sumber daya manusia melalui pengembangan karier jabatan fungsional. Selanjutnya, materi disampaikan oleh Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN BKN, Dr. Drs. Rahman Hadi, M.Si., yang memaparkan berbagai kebijakan terkait pola karier jabatan fungsional, pengembangan kompetensi ASN, serta sistem pembinaan karier yang berbasis kinerja dan profesionalisme.

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Boalemo, Yusuf Hamzah, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman yang semakin komprehensif mengenai arah kebijakan pengembangan karier ASN, khususnya bagi pejabat fungsional di lingkungan Bawaslu. Menurutnya, transformasi manajemen ASN menuntut setiap pegawai untuk terus meningkatkan kompetensi, kinerja, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas.

"Klinik Jabatan Fungsional ini menjadi ruang belajar yang sangat bermanfaat bagi seluruh ASN. Kami berharap seluruh jajaran dapat memahami pola karier jabatan fungsional secara utuh sehingga mampu menyusun rencana pengembangan kompetensi dan karier secara terarah. Pada akhirnya, peningkatan kapasitas SDM akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan dan kinerja kelembagaan Bawaslu," ujar Yusuf.

Ia menambahkan bahwa Bawaslu Kabupaten Boalemo berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan kapasitas aparatur melalui berbagai program peningkatan kompetensi yang diselenggarakan baik oleh Bawaslu RI maupun instansi lainnya. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan organisasi di masa mendatang.

Melalui keikutsertaan dalam Klinik Jabatan Fungsional Vol. 3 ini, Bawaslu Kabupaten Boalemo berharap seluruh ASN semakin memahami mekanisme pembinaan karier jabatan fungsional, sehingga mampu mengoptimalkan potensi diri sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola kelembagaan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Penulis : Zian

Editor : Zian