Hadiri Rapat Evaluasi : Ronald Rampi, Edukasi dan Sosialisasi Pemilih Jadi Prioritas Bawaslu Boalemo
|
Tilamuta - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boalemo, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Boalemo, Ronald Ch. Rampi, mengikuti Rapat Evaluasi Nasional Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting. Rapat yang dipimpin oleh Komisi II DPR RI tersebut juga dihadiri oleh Kementerian Dalam Negeri, KPU RI, Bawaslu RI, dan DKPP, Senin (05/05/25)
Meski Kabupaten Boalemo tidak melaksanakan PSU Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi, Bawaslu Boalemo tetap berpartisipasi dalam Rapat guna menyerap Informasi dan Kebijakan terbaru sebagai bentuk kesiapsiagaan dan penguatan kelembagaan Pengawasan Pemilu di Daerah.
Ronald Ch. Rampi menegaskan bahwa hasil dari Rapat ini akan dijadikan landasan untuk memperkuat kegiatan Edukasi Pemilu kepada Masyarakat di Kabupaten Boalemo, khususnya kepada para Pemilih.
“Kami menyadari bahwa meskipun Boalemo tidak melaksanakan PSU, Edukasi kepada Masyarakat tetap menjadi hal yang sangat penting. Pemahaman yang baik tentang Hak Pilih dan proses Pemilu akan mendorong Partisipasi yang berkualitas dan mencegah pelanggaran,” ujar Ronald usai Rapat.
Ia menambahkan bahwa Bawaslu Boalemo akan memfokuskan upaya pada peningkatan Literasi Pemilih, termasuk memberikan pemahaman tentang bentuk-bentuk Pelanggaran Pemilu dan cara melaporkannya.
“Kami akan mengoptimalkan peran Bawaslu Boalemo dalam Non Tahapan Pemilihan ini melalui Pembangunan Komunikasi yang lebih Intensif dengan Masyarakat, termasuk melalui Media Sosial, Komunitas, dan Lembaga Pendidikan,” lanjutnya.
Rapat evaluasi ini sendiri bertujuan untuk menilai pelaksanaan PSU di berbagai daerah dan menyusun strategi dalam menghadapi berbagai tantangan Teknis, Regulatif, maupun Anggaran yang dihadapi oleh Penyelenggara Pemilu.
Komisi II DPR RI dalam forum tersebut menekankan pentingnya efisiensi anggaran, Percepatan Penyelesaian Sengketa Pilkada, serta penguatan Koordinasi antar Lembaga. Isu Netralitas ASN, Politik Uang, dan Integritas Penyelenggara Pemilu juga menjadi sorotan.
Menanggapi itu, Ronald menyatakan bahwa meskipun tidak ada PSU, semangat untuk memperkuat pengawasan dan integritas proses Demokrasi di Boalemo tetap tinggi.
“Kami akan menindaklanjuti hasil Rapat ini dengan langkah-langkah nyata di Daerah, salah satunya dengan mendorong Pengawasan Partisipatif dan memperluas cakupan Edukasi Pemilu kepada seluruh lapisan Masyarakat,” tutupnya.
Melalui penguatan pemahaman Pemilih dan keterlibatan aktif Publik, Bawaslu Boalemo berharap Pemilihan di masa depan dapat berlangsung lebih Jujur, Adil, dan Bermartabat, mencerminkan suara rakyat secara utuh.
Editor : Reza
Foto : Fidin