Bawaslu Boalemo Terima Tanggapan KPU, TNI, dan Polri dalam Rapat Koordinasi PDPB 2025
|
Boalemo, 27 Oktober 2025 – Masih dalam rangkaian Rapat Koordinasi Pendataan DPT Berkelanjutan dan Hasil Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2025, sejumlah instansi penyelenggara dan mitra strategis turut menyampaikan tanggapan dan dukungan atas hasil pengawasan yang dipaparkan oleh Bawaslu Kabupaten Boalemo.
Dari unsur penyelenggara teknis, Anggota KPU Kabupaten Boalemo Ali Sahab menyampaikan bahwa pihaknya terus menindaklanjuti setiap saran perbaikan yang diberikan oleh Bawaslu, terutama terkait dengan hasil pengawasan di tiga kecamatan.
“Kami memastikan seluruh saran dan rekomendasi perbaikan dari Bawaslu telah kami tindak lanjuti sesuai mekanisme. Setiap catatan pengawasan menjadi bahan evaluasi dalam proses pemutakhiran data berikutnya,” jelas Ali Sahab.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa KPU tetap berpedoman pada aspek administrasi kependudukan dalam setiap proses validasi data pemilih.
“Terkait pemilih tidak memenuhi syarat seperti meninggal dunia atau alih status menjadi anggota TNI dan Polri, kami tetap berpedoman pada administrasi negara sebagai dasar penetapan. Hingga saat ini, jumlah pemilih di Kabupaten Boalemo tercatat sebanyak 111.861 pemilih, dan data ini terus mengalami pergeseran setiap harinya,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ali Sahab juga menyoroti beberapa aspek teknis, di antaranya adanya dua pemilih dari unsur TNI/Polri yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga belum dapat diperbarui dalam sistem. Selain itu, KPU mencatat adanya perpindahan tahanan asal Boalemo ke Lapas Pohuwato yang turut memengaruhi data pemilih di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa KPU Boalemo terus membuka layanan tanggapan masyarakat dalam rangka memperbarui data PDPB secara berkelanjutan.
Sementara itu, Pomil Montu selaku Kabag Ops Mewakili dari Polres Boalemo menyampaikan dukungan penuh terhadap proses pendataan pemilih.
“Kepolisian siap mendukung pelaksanaan pendataan ini demi menghindari potensi permasalahan yang bisa merugikan kita semua. Untuk personel yang sedang mengikuti pendidikan selama satu tahun, masa orientasi tersebut menjadi bagian dari proses penerbitan KTA,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Polres Boalemo melalui Bagian SDM siap memfasilitasi kebutuhan data personel aktif yang diperlukan oleh penyelenggara pemilu.
“Jika dibutuhkan data tambahan, silakan langsung berkonsolidasi dengan kami di Polres. Kami terbuka untuk berkolaborasi, dan komunikasi bisa terus dilakukan melalui grup WhatsApp agar koordinasi tetap berjalan efektif,” sambungnya.
Dari unsur TNI, perwakilan Kodim 1316 Boalemo menyampaikan bahwa terdapat 41 personel yang berdomisili di Kabupaten Boalemo dan saat ini sedang mengikuti pendidikan. Data tersebut menjadi perhatian bersama agar tidak lagi tercantum dalam daftar pemilih tetap pada proses pembaruan berikutnya.
Rangkaian rapat koordinasi ini menunjukkan semangat kolaborasi antarinstansi di Kabupaten Boalemo dalam menjaga akurasi dan integritas data pemilih menjelang Pemilu 2029. Bawaslu Boalemo berharap kerja sama lintas sektor ini dapat terus ditingkatkan untuk memastikan hak pilih masyarakat tetap terjamin secara sah dan transparan.
Editor : Reza
Foto : Zia