Bawaslu Boalemo Hadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan PDPB Tahun 2025
|
Boalemo - Bawaslu Kabupaten Boalemo menghadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Biro Fasilitasi Pengawasan Pemilu secara daring melalui Zoom Meeting, Minggu (07/09/25)
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Boalemo diwakili oleh Anggota Bawaslu Boalemo, Aldiyanto Ahmad, S.H., didampingi oleh Kasubag Pengawasan Pemilu dan Humas, Sumarni Utiarahman, S.Sos., serta staf teknis terkait. Kehadiran ini menjadi bentuk komitmen Bawaslu Boalemo dalam mendukung penguatan pengawasan PDPB di tingkat daerah, khususnya Pasca selesainya Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 dan PSU pada 27 Agustus 2025.
Rapat koordinasi dibuka oleh Deputi Bidang Dukungan Teknis Bawaslu RI, La Bayoni, S.IP., M.Si.. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pelaksanaan PDPB telah memiliki dasar hukum yang kuat melalui PKPU Nomor 1 Tahun 2025 dan Perbawaslu Nomor 1 Tahun 2025. Menurutnya, aturan ini menjadi landasan penting agar pengawasan berjalan terarah, sekaligus meneguhkan peran Bawaslu sebagai garda depan masyarakat dalam mengawal data pemilih melalui masukan dan saran perbaikan.
“PKPU dan Perbawaslu tahun 2025 menjadi landasan utama bagi kita semua. Bawaslu harus tampil sebagai garda depan masyarakat dalam mengawal data pemilih, termasuk menerima masukan serta saran perbaikan demi semakin baiknya kualitas demokrasi kita,” ujar La Bayoni.
Ia menambahkan, data pemilih merupakan isu krusial yang harus dijaga kualitasnya. Semakin baik data pemilih, semakin kuat pula acuan yang dimiliki penyelenggara dalam setiap tahapan pemilu maupun pemilihan.
“Data pemilih adalah isu krusial. Akurasi dan kualitasnya menentukan legitimasi hasil pemilu dan menjaga kepercayaan publik terhadap demokrasi,” jelasnya.
Lebih jauh, La Bayoni menekankan pentingnya kerja-kerja kreatif untuk memperkuat pengawasan. Bawaslu, katanya, harus memasifkan sosialisasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait agar pengawasan PDPB berjalan optimal dan didukung secara luas.
“Bawaslu harus melakukan kerja kreatif, memasifkan sosialisasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait. Kolaborasi ini menjadi kunci pengawasan PDPB yang efektif,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Boalemo, Aldiyanto Ahmad, menyampaikan bahwa partisipasi Bawaslu Boalemo dalam rapat koordinasi ini merupakan langkah penting untuk memperkuat sinergi pengawasan di tingkat daerah. Ia menekankan bahwa seluruh jajaran pengawas di Boalemo berkomitmen menjaga kualitas data pemilih agar dapat menjadi fondasi pemilu yang demokratis dan berintegritas.
“Melalui forum ini, Bawaslu Boalemo berkomitmen memperkuat pengawasan pemutakhiran data pemilih dengan melibatkan seluruh jajaran hingga ke tingkat bawah, sehingga kualitas data benar-benar terjaga,” ungkap Aldiyanto.
Partisipasi Bawaslu Boalemo dalam rapat koordinasi ini menunjukkan keseriusan lembaga dalam mengawal mutu data pemilih, memperkokoh sinergi dengan masyarakat, serta menjalin koordinasi lebih erat dengan instansi terkait demi mewujudkan pengawasan pemilu yang partisipatif, transparan, dan berintegritas.
Editor : Reza
Foto : Reza