Bawaslu Boalemo Gelar Penguatan Kelembagaan, Hadirkan Tenaga Ahli Komisi II DPR RI Bahas Evaluasi Pemilu
|
Boalemo – Dalam rangka mendukung terwujudnya kualitas demokrasi yang lebih baik di masa depan, Bawaslu Kabupaten Boalemo menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu pada Kamis (28/08/2025).
Kegiatan ini menghadirkan Moh. Syahril Iriyanto, Tenaga Ahli Komisi II DPR RI, sebagai Narasumber Pertama dengan materi bertajuk “Evaluasi Penyelenggaraan dan Pengawasan Pemilu serta Penyerapan Aspirasi untuk Penguatan Demokrasi di Masa Depan”.
Dalam pemaparannya, Syahril menegaskan bahwa penyelenggaraan Pemilu 2024 dan Pilkada Serentak 2024 memberikan banyak pelajaran berharga bagi penguatan kelembagaan pengawas pemilu. Sejumlah catatan penting, antara lain tata kelola teknologi rekapitulasi suara (Sirekap), lemahnya penegakan hukum terhadap politik uang, serta masalah netralitas ASN dan keberpihakan kepala daerah, menjadi isu yang harus segera dibenahi.
“Evaluasi Pemilu 2024 menjadi pelajaran penting untuk memperkuat regulasi kepemiluan dan memastikan pengawasan yang lebih tegas dan independen ke depan,” ujar Syahril.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan demokrasi tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi juga komitmen seluruh pihak. “Netralitas ASN, penyalahgunaan fasilitas Negara, dan praktik politik uang harus menjadi perhatian utama agar kualitas demokrasi Indonesia tidak terus menurun,” tambahnya.
Lebih lanjut, Syahril mengingatkan bahwa pengawasan tidak bisa dilakukan secara parsial. “Pengawasan pemilu hanya akan efektif bila ada sinergi antara Bawaslu, KPU, DPR RI, aparat penegak hukum, media, dan partisipasi aktif masyarakat,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Boalemo berharap seluruh jajaran pengawas pemilu di tingkat daerah semakin siap, adaptif, dan responsif terhadap tantangan demokrasi modern. Sinergi yang kuat antar-stakeholder diharapkan dapat mewujudkan pemilu berintegritas serta demokrasi yang sehat di masa mendatang.
Editor : Reza
Foto : Zia