Lompat ke isi utama

Berita

Aldiyanto Ahmad Dorong Sinkronisasi Data Pemilih Disabilitas pada Pleno PDPB Triwulan II

123

Anggota Bawaslu Kabupaten Boalemo Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Aldiyanto Ahmad, menyampaikan sejumlah masukan strategis dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 yang diselenggarakan KPU Kabupaten Boalemo, Rabu (01/07/2026).

BOALEMO – Anggota Bawaslu Kabupaten Boalemo Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Aldiyanto Ahmad, menyampaikan sejumlah masukan strategis dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 yang diselenggarakan KPU Kabupaten Boalemo, Rabu (01/07/2026).

Dalam forum tersebut, salah satu yang disoroti olehnya pada pertemuan tersebut ialah tentang pentingnya akurasi data pemilih, khususnya bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas. Menurutnya, masih terdapat warga penyandang disabilitas yang telah lama berdomisili di Kabupaten Boalemo, namun secara administrasi kependudukan masih tercatat sebagai penduduk Provinsi Sulawesi Tengah sehingga berpotensi menimbulkan kendala pada penyusunan daftar pemilih menjelang Pemilu 2029.

"Kami berharap kondisi seperti ini dapat menjadi perhatian bersama. Bagi warga penyandang disabilitas yang telah lama menetap di Kabupaten Boalemo tetapi administrasi kependudukannya masih berada di Sulawesi Tengah, perlu dilakukan koordinasi dan fasilitasi agar status domisilinya dapat disesuaikan sehingga hak konstitusional mereka sebagai pemilih dapat terakomodasi pada Pemilu Tahun 2029," ujar Aldiyanto.

Ia menegaskan bahwa Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan bukan hanya berorientasi pada pembaruan data secara administratif, tetapi juga menjadi momentum untuk memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat memperoleh hak pilihnya tanpa terkendala persoalan administrasi kependudukan.

Menurut Aldiyanto, sinergi antara KPU, Bawaslu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta pemangku kepentingan lainnya perlu terus diperkuat agar setiap potensi permasalahan data pemilih dapat diidentifikasi dan diselesaikan lebih awal. Dengan demikian, kualitas daftar pemilih pada Pemilu mendatang akan semakin akurat, inklusif, dan mampu menjamin terpenuhinya hak pilih seluruh masyarakat.

Melalui masukan tersebut, Bawaslu Kabupaten Boalemo kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan sebagai langkah preventif dalam mewujudkan daftar pemilih yang valid, mutakhir, dan berintegritas pada setiap penyelenggaraan Pemilu.

Penulis : Zian

Editor : Zian