Aldiyanto Ahmad dan Yesmar Panigoro Bangun Semangat Demokrasi di Kalangan Pemilih Pemula
|
Boalemo– Dalam rangka meningkatkan kesadaran Politik generasi muda dan memperkuat Partisipasi masyarakat dalam Pengawasan Pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boalemo melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pemilih Pemula bagi siswa kelas 12 SMA Negeri 1 Botumoito, bertempat di Aula Sekolah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Boalemo, Aldiyanto Ahmad, S.H. selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, serta Yesmar Panigoro, S.H. selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa.
Dalam penyampaiannya, Aldiyanto Ahmad menekankan pentingnya peran pelajar sebagai pemilih pemula dalam menjaga integritas Pemilu di masa mendatang. Ia menjelaskan bahwa salah satu bentuk pencegahan pelanggaran Pemilu dapat dimulai dari kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, termasuk kalangan pelajar.
“Pelajar sebagai pemilih pemula memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Pemilu yang jujur dan adil tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga seluruh warga negara, termasuk para pelajar yang akan menjadi bagian dari pemilih cerdas di masa depan,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menambahkan,
“Langkah pencegahan pelanggaran bisa dimulai dari kesadaran diri. Ketika adik-adik memahami aturan Pemilu, menolak politik uang, serta berani menyampaikan kebenaran, maka mereka telah berkontribusi langsung dalam menjaga integritas Pemilu,” jelasnya.
Sementara itu, Yesmar Panigoro, S.H. dalam paparannya membawakan contoh inspiratif dari peristiwa yang terjadi di Negara Nepal, di mana generasi muda atau Gen Z menjadi penggerak utama dalam aksi besar menuntut transparansi dan keadilan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa generasi muda di berbagai negara, seperti Gen Z di Nepal, mampu menggerakkan perubahan besar karena keberanian dan kepedulian mereka terhadap nilai demokrasi. Hal ini menjadi inspirasi agar pelajar di Boalemo juga berani berperan aktif dalam pengawasan,” terangnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kesadaran politik perlu ditanamkan sejak dini.
“Kesadaran politik tidak harus dimulai ketika sudah berusia dewasa. Justru sejak di bangku sekolah, pelajar bisa menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap proses demokrasi. Itulah semangat yang ingin Bawaslu tanamkan melalui kegiatan sosialisasi ini,” tutur Yesmar.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Bawaslu Boalemo berharap agar para siswa SMA Negeri 1 Botumoito dapat menjadi generasi muda yang melek politik, cerdas memilih, dan berani mengawasi, serta menjadi bagian dari pengawasan partisipatif demi terwujudnya Pemilu yang berintegritas.
Editor : Reza
Foto : Reza